Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja logistik mengenai risiko kerja, kelelahan (fatigue), serta pencegahan kecelakaan transportasi melalui kegiatan edukasi berbasis safety culture empowerment. Sektor logistik merupakan sektor dengan tingkat bahaya tinggi, khususnya pada aktivitas transportasi dan bongkar muat yang rentan menyebabkan kecelakaan akibat kurangnya manajemen kelelahan dan belum optimalnya penerapan SOP keselamatan. Kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, pemutaran video edukatif, serta evaluasi pretest dan posttest untuk menilai perubahan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai posttest dibanding pretest, yang mengindikasikan meningkatnya pemahaman mengenai budaya keselamatan, risiko kerja, dampak fatigue, serta strategi pencegahan seperti defensive driving dan Stop Work Authority. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap positif, termasuk peningkatan kepedulian terhadap pelaporan near miss, pengecekan kondisi kendaraan, dan pengaturan istirahat sebelum bekerja. Secara keseluruhan, program ini efektif memperkuat budaya keselamatan pada pekerja logistik dan layak diimplementasikan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan kerja.
Copyrights © 2026