Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Leptospirosis Jaksa, Suherman
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2010): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.6.2.119-128

Abstract

Leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh infeksi bakteri aerob yang berbentuk spiral, gram negatif dan bergerak aktif dari genus Leptospira, yang menyerang manusia dan hewan. Gejala klinis leptospirosis mirip dengan penyakit infeksi lainnya seperti influensa, meningitis, hepatitis, demam dengue, demam berdarah dengue dan demam virus lainnya. Sehingga seringkali tidak terdiagnisis. Keluhan-keluhan khas yang dapat ditemukan, yaitu: demam mendadak, keadaan umum lemah tidak berdaya, mual, muntah, nafsu makan menurun dan merasa mata makin lama bertambah kuning dan sakit otot hebat terutama daerah betis  dan paha. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama daerah beriklim tropis dan subtropis, dengan curah hujan tinggi (kelembaban), khususnya di negara berkembang, dimana Kesehatan lingkungannya kurang diperhatikan terutama pembuangan sampah. International Leptospirosis Society menyatakan Indonesia sebagai negara insidan leptospirosis tinggi dan peringkat tiga di dunia untuk mortalitas. Beberapa faktor lingkungan fisik yang merupakan faktor risiko kejadian leptospirosis diantaranya sampah, jarak rumah dengan selokan kurang dari 2,0 meter dan faktor lingkungan biologik adanya tikus, penyuluhan Kesehatan, vaksinasi terhadap hewan peliharaan dan hewan ternak, mengisolasi hewan-hewan yang sakit, mengisolasi penderita Leptospirosis ke Puskesmas/Rumah Sakit terdekat untuk segera mendapatkan pengobatan dan saat musim hujan agar menghindari terkena air yang tergenang terutama Penderita luka berbuka.
Hubungan Persepsi dan Pengetahuan dengan Keikutsertaan Program JKN Mandiri pada Masyarakat Milenial Tangerang Selatan Jaksa, Suherman; Murti, Setriratna Ari; Andriyani, Andriyani; Fajrini, Fini; Srisantyorini, Triana; Herdiansyah, Dadang; Dihartawan, Dihartawan
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.2.225-234

Abstract

Berdasarkan studi literatur didapatkan sebesar 52% penduduk usia produktif belum mengikuti JKN mandiri. Sekitar 54,6 juta kelompok generasi milenial mampu membayar tetapi belum berkeinginan untuk ikut serta. Menurut data Statistik Kota Tangerang Selatan 2021, masyarakat yang memanfaatkan program JKN untuk berobat belum 100%. Ketua DJSN menyatakan masyarakat milenial belum memahami manfaat dari program JKN sehingga muncul persepsi kurang baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan persepsi dan pengetahuan dengan keikutsertaan program JKN mandiri pada masyarakat milenial di Tangerang Selatan. Penelitian ini secara kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi masyarakat milenial berdomisili di Tangerang Selatan. Total 150 responden yang terbagi menjadi bukan peserta dan peserta JKN mandiri dengan teknik purposive sampling. Analisis dengan chi square α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara persepsi kerentanan (p 0,000), persepsi keparahan (p 0,012), persepsi manfaat (p 0,003), isyarat bertindak (p 0,007), efikasi diri (p 0,002) serta pendapatan (p 0,024) dengan keikutsertaan program JKN mandiri pada masyarakat milenial di Tangerang Selatan. Saran memperbanyak media informasi tentang JKN agar isyarat bertindak masyarakat milenial untuk memiliki jaminan kesehatan dengan menjadi peserta JKN lebih tinggi.
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Orangtua dalam Pencegahan Karies Gigi Anak di Jakarta Timur Andriyani, Andriyani; Putri, Nikite; Lusida, Nurmalia; Ernyasih, Ernyasih; Rosyada, Dede; Jaksa, Suherman; Al-Maududi, Abul Ala
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 1 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.1.11-17

Abstract

Penyakit pada gigi dan mulut merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh manusia, salah satu penyakitnya adalah karies. Karies gigi merupakan masalah yang penting pada anak sekolah karena selain menimbulkan rasa sakit, tetapi juga menyebarkan infeksi ke bagian tubuh lainnya sehingga menyebabkan produktivitas menurun. Hal ini menimbulkan gangguan konsentrasi belajar, mempengaruhi nafsu makan, mengurangi presensi kehadiran di sekolah hingga mengganggu pertumbuhan gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku orangtua dalam pencegahan karies gigi anak di TK Aliria Jakarta Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain studi cross-sectional. Pemilihan sampel menggunakan total sampling berdasarkan jumlah populasi yaitu 55 responden. Analisis univariat menggunakan uji proporsi dan bivariat menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p value = 0,019) dan sikap ibu (p value = 0,001) terhadap perilaku pencegahan karies gigi anak. Mayoritas orang tua berperilaku mendukung pencegahan karies gigi anak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi orang tua untuk dapat lebih memberikan perhatian pada kesehatan anak khususnya kesehatan gigi sejak dini. Selain itu, diharapkan pula bagi sekolah untuk melaksanakan program sebagai upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut pada anak, misalnya sikat gigi secara rutin setelah waktu snack time.
Persepsi Masyarakat terhadap Penerimaan Vaksinasi Booster Covid-19 Berdasarkan Health Belief Model Jaksa, Suherman; Fachri, Muhammad
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 20, No 1 (2024): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.20.1.99-109

Abstract

Status kegawatdaruratan global terhadap Covid-19 telah berakhir. Namun belakangan ini, terjadi peningkatan kasus Covid-19 di beberapa negara ASEAN, termasuk Indonesia. Pemerintah telah melakukan program vaksinasi booster Covid-19 atau vaksin dosis 3 dan 4 untuk masyarakat Indonesia. Namun, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada persepsi dan keyakinan yang berkembang di tengah masyarakat terkait vaksin covid-19 itu sendiri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi pada masyarakat yang berkaitan dengan faktor-faktor health belief model serta hubungan terhadap penerimaan vaksinasi booster Covid-19 di wilayah DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan cross-sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan cluster random sampling dengan besar sampel 110 orang yang bertempat tinggal di wilayah DKI Jakarta. Kemudian diuji secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-Square maka didapatkan hasil yaitu persepsi kerentanan (p-value =0,005), persepsi keparahan (p-value =0,005), persepsi manfaat (p-value =0,024), persepsi hambatan (p-value =0,049), dan dorongan untuk bertindak (p-value = 0,012). Maka penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor-faktor health belief model dengan penerimaan masyarakat terhadap vaksinasi booster Covid-19 di wilayah DKI Jakarta.
Hubungan Paritas dan Status Ekonomi Terhadap Pemilihan Kontrasepsi Wanita Usia Subur di Indonesia Jaksa, Suherman; Al-Maududi, Abul Ala; Fauziah, Munaya; Latifah, Noor; Romdhona, Nur; Arinda, Yosi Duwita; Aprilia, Tyas
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 1 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.1.26-32

Abstract

Jumlah penduduk di Indonesia memiliki laju pertumbuhan yang cukup pesat dan terus meningkat. Salah satu upaya pemerintah untuk membatasi peningkatan jumlah penduduk yang pesat adalah dengan melakukan pengendalian angka kelahiran. Program yang dicanangkan oleh pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yaitu program Keluarga Berencana (KB) dengan salah satu sasarannya yaitu menentukan jenis kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dan status ekonomi terhadap pemilihan kontrasepsi pada Wanita Usia Subur (WUS) di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan data sekunder SDKI tahun 2017. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara paritas (p-value = 0,005; OR=1,137) dan status ekonomi (p-value = 0,000; OR=0,328) dengan pemilihan kontrasepsi WUS di Indonesia. Bagi pemberi pelayanan kontrasepsi disarankan untuk lebih memberikan infomasi terkait pentingnya penggunaan metode kontrasepsi terutama yang memiliki efektivitas jangka panjang pada wanita dengan paritas tinggi terkait risiko pada kehamilan yang tidak diinginkan.
Minyak Atsiri dari Beberapa Tanaman Obat Jaksa, Suherman
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2010): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.6.1.1-8

Abstract

Disadari ataupun tidak, manusia sering membutuhkan minyak atsiri. Beberapa produk yang digunakan seperti pasta, sabun, sampo, farfum, pelembab, bahkan makanan, minuman dan obat-obaran semuanya mengandung minyak atsiri. Minyak ini dapat dihasilkan dari tiap bagian tanaman seperti daun, bunga, biji, buah, batang, akar atau rimpang. Minyak atsiri juga dikenal dengan sebutan minyak terbang, essential oil atau volatile oil. Minyak atsiri yang baru diekstraksi biasanya tidak berwarna atau berwarna kekuning-kuningan. Jika minyak atsiri lama berada di udara terbuka, terkena cahaya, dan pada suhu kamar, maka minyak atsiri tersebut dapat mengabsorbsi oksigen di udara sehingga menghasilkan warna minyak yang lebih gelap, bau minyak berubah dari bau wangi alamiahnya, minyak lebih kental dan pada akhirnya membentuk sejenis resin. Minyak atsiri dapat menguap pada suhu kamar dan penguapannya semakin besar seiring dengan kenaikan suhu. Umumnya minyak atsiri larut dalam alkohol encer yang konsentrasinya kurang dari 70%, tetapi tidak larut dalam air. Daya larut tersebut akan lebih kecil jika minyak atsiri mengandung fraksi terpen dalam jumlah besar. Tanaman obat herbal yang biasa digunakan untuk menghasilkan minyak atsiri adalah jeruk keprok (Citrus nobilis Lour.), bawang putih (Allium sativum), bunga kenanga (Canangium odoratum (Lmk.), daun kemangi (Ocimum basilicum), lengkuas (Alpinia galanga L.).
The Influence Of Medical Service Quality On Patient Satisfaction And Its Impact On Patient Loyalty Al Maududi, Abul A'la; Jaksa, Suherman
International Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2024): International Journal of Advanced Multidisciplinary (April-June 2024)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/ijam.v3i1.533

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze: (1) Service Quality (2) Patient Satisfaction; (3) Patient Loyalty; (4) the effect of Service Quality on Patient Satisfaction; (5) the effect of Service Quality on Patient Loyalty; and (6) the magnitude of the effect of Patient Satisfaction on Patient Loyalty at the General Clinic of Puri Asih Hospital, Karawang Regency. The research methods used in this study were descriptive survey and explanatory survey, the unit of analysis in this study were staff in the General Clinic of Puri Asih Hospital, Karawang Regency with a population of 30 people. The type of investigation is causality, and the time horizon in this study is cross-sectional. Based on the results of research and discussion, it is obtained that the Quality of Service provided is inadequate, Patient Satisfaction is considered quite satisfied, Patient Loyalty is considered quite high, Service Quality affects Patient Satisfaction, Service Quality affects Patient Loyalty and Patient Satisfaction affects Patient Loyalty, between Service Quality and Patient Loyalty satisfaction that affects Patient Loyalty, it turns out that Service Quality has a dominant influence. Since Service Quality has a dominant influence on Patient Loyalty rather than Patient Satisfaction, it is recommended to create a pleasant work atmosphere, so that they are able to work more professionally.
Pencegahan Penyakit Menular di Pesantren Al Qur’an Al Falah Rempoa melalui Pendekatan Nilai-Nilai QS. Al Ma’un: Membentuk Kepedulian Sosial di Kalangan Santri Jaksa, Suherman; Alisiawati, Asyifa Dyah; Riefki, Elsa Cahaya; Mubarokah, Fathin Qurrota A'yun; Andriyani, Andriyani; Lusida, Nurmalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 11 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i11.1902

Abstract

Penyakit menular tetap menjadi perhatian utama di Indonesia, meskipun tren penyakit tidak menular semakin dominan. Pondok pesantren, sebagai area komunal dengan padatnya interaksi antar santri, menjadi salah satu tempat rawan penyebaran penyakit menular, yang dapat dicegah melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran santri mengenai pencegahan penyakit tersebut. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah meningkatkan kapasitas pengetahuan dan sikap kepedulian santri di Pondok Pesantren Al-qur’an Al-Falah Rempoa dengan memberikan edukasi kepada para santri tentang penyakit menular dan penerapan surat Al-Ma’un dalam kehidupan sehari-hari tentang kepedulian sesama. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan edukasi melalui penyuluhan mengenai upaya pencegahan penyakit menular dan penerapan surat Al-Ma’un di pondok pesantren dengan bantuan media edukasi power point dan lembar kuesioner pre-test post-test. Penyuluhan dilakukan di Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah Rempoa. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan penyuluhan upaya pencegahan penyakit menular di pondok pesantren, santri termasuk dalam tingkat pengetahuan baik sebanyak 9 orang (25%) dengan nilai rata-rata 68,47. Sesudah dilakukan penyuluhan, tingkat pengetahuan santri meningkat menjadi sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 20 orang (55,56%) dengan nilai rata-rata 78,33 dan tidak ada santri dengan tingkat pengetahuan kurang baik. Terdapat peningkatan nilai rata-rata sebesar 9,86 dan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan santri sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan.
Integrasi Nilai QS. Al-Ma’un Melalui Webminar : Penyuluhan Pola Hidup Sehat dalam Perspektif Al-Qur’an pada Siswa di SMA Tangerang Selatan Jaksa, Suherman; Karmila, Siti Mila; Anggraeni, Tasya Diah; Agniati, Dina; Andriyani, Andriyani; Lusida, Nurmalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 11 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i11.1932

Abstract

Al-Qur’an adalah sebuah kitab yang menjadi hudan bagi umat manusia. Pedoman untuk siapa saja yang mau mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Selain sebagai petunjuk, al-Qur’an juga menjadi syifȃ untuk mereka yang mengimaninya. Tugas ini membahas tentang pola hidup sehat dalam perspektif Al-Qur`an yang dikaji pada siswa SMA di Tangerang selatan melalui Webinar dengan zoom. Kajian ini dilatarbelakangi adanya pola remaja manusia yang serba instan atau yang sering disebut dengan gaya hidup pragmatisme. Gaya hidup pragmatisme, dengan mengkonsumsi makanan yang siap saji, kurang baik bagi kesehatan, yang mana makan yang siap saji sangat banyak mengandung bahan kimia dan menimbulkan efek jangka panjang. Oleh karena itu, dalam hal ini perlu adanya suatu wujud kepedulian dan kesadaran dari diri sendiri untuk menciptakan hidup sehat dan bersih. Pola hidup sehat dan bersih tersebut telah diterangkan dalam Al-Qur’an, yang dijadikan dasar hidup manusia di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana Pola hidup sehat menurut Al-Qur`an (2) Bagaimanakah gambaran tingkat pengetahuan remaja SMA tentang Pola Hidup Sehat dalam Perspektif Al-Qur’an. 
PENGARUH KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI (FAST FOOD) TERHADAP RISIKO HIPERTENSI PADA REMAJA DI SMA MUHAMMADIYAH 25 PAMULANG TAHUN 2025 Nathania, Najwa; Jaksa, Suherman
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v13i1.11314

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang dapat terjadi sejak usia remaja akibat pola makan yang tidak sehat, termasuk konsumsi makanan cepat saji yang tinggi garam, lemak jenuh, dan kalori. Tujuannya untuk menganalisis pengaruh konsumsi makanan cepat saji terhadap risiko hipertensi pada remaja di SMA Muhammadiyah 25 Pamulang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 130 siswa kelas 11 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas 118 responden (90,8%) mengetahui dampak negatif makanan cepat saji, tetapi masih ada 33 responden (25,4%) yang tidak mengurangi konsumsinya. Analisis statistik menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara konsumsi makanan cepat saji dan risiko hipertensi dengan nilai p-value < 0,05. Konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan meningkatkan risiko hipertensi sebesar 62,5%. Faktor individu, perilaku, dan lingkungan berperan dalam pola konsumsi remaja. Konsumsi makanan cepat saji berlebihan berpengaruh terhadap peningkatan risiko hipertensi pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan edukasi lebih lanjut mengenai pola makan sehat serta pembatasan konsumsi makanan cepat saji di lingkungan sekolah dan keluarga.