Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Evaluasi Pelatihan Keselamatan terhadap Kesadaran K3 dan Tanggung Jawab Kerja Berdasarkan Etika Kerja Islam di Perusahaan Logistik Zahara, Shafira; Gustiningsih, Firanda; Putri, Nur Afifah Dwi Laksana; Hasanah, Ummatul; Maududi, Abul A'la Al
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 2 No. 12 (2025): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/aksioma.v2i12.2082

Abstract

Safety training is a strategic effort in building an Occupational Safety and Health (OHS) culture in the logistics industry, which has a high risk of accidents. This study aims to evaluate the effectiveness of safety training in increasing employee OHS awareness and work responsibilities by considering Islamic work ethics values. The study used a descriptive qualitative method with an evaluative approach based on the CIPP (Context, Input, Process, Product) model. Data were collected through in-depth interviews with 10 informants consisting of OHS managers, supervisors, and operational employees at logistics company “X” in Jakarta, as well as observations and documentation studies of training modules. Data analysis was conducted using thematic techniques. The results of the study indicate that safety training has been running well from the context and input aspects, but at the process and product stages there are still obstacles in the continuous evaluation and internalization of Islamic work ethics values. Values ​​such as amanah, discipline, and ihsan have been shown to strengthen employee awareness and work responsibilities after training. This study concludes that safety training integrated with Islamic work ethics can improve the effectiveness of OHS implementation and strengthen work morale in the logistics sector.
Literatur Review: Peran Masjid Sebagai Pusat Rehabilitasi Mental Spiritual - Revitalisasi Fungsi Sosial Keagamaan di Era Modern Hasanah, Ummatul; Dewi, Erlitha Azhari; Nurhadji, Nurhadji; Maududi, Abul A'la Al
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 2 No. 12 (2025): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/aksioma.v2i12.2085

Abstract

Mental health problems continue to rise globally, and Indonesia still faces high prevalence rates, stigma, and limited access to mental health services. In Islam, the mosque holds significant social and spiritual functions that can be strengthened as a community-based rehabilitation center. This review examines Islamic perspectives on mental well-being and explores opportunities to integrate them with modern public health approaches. Findings indicate that revitalizing the mosque’s social role through spiritual practices, counseling, education, and congregation-based support can enhance mental health promotion and prevention efforts. Integrating Islamic spiritual values with psychosocial strategies offers a more holistic and culturally relevant model of mental health care for Muslim communities.
Analisis Budaya Keselamatan Kerja pada Penyajian Makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit: Studi Kualitatif Deskriptif Hasanah, Ummatul; Purnamawati, Dewi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya keselamatan kerja pada penyajian makanan memiliki peran penting dalam melindungi tenaga kerja serta mencegah terjadinya kecelakaan kerja di rumah sakit. Instalasi gizi merupakan salah satu unit penunjang pelayanan yang memiliki potensi risiko keselamatan kerja, khususnya pada proses distribusi dan penyajian makanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan budaya keselamatan kerja pada penyajian makanan di instalasi gizi RSKIA Sawojajar Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan empat informan yang terlibat langsung dalam kegiatan penyajian makanan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam (in-depth interview), kemudian dianalisis menggunakan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) dalam kegiatan penyajian makanan masih terbatas, pelatihan K3 khusus bagi tenaga instalasi gizi belum tersedia, serta pemahaman terhadap standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja belum merata. Selain itu, budaya pelaporan insiden keselamatan kerja masih rendah, dan keterbatasan fasilitas kerja serta ketergantungan pada pihak ketiga turut memengaruhi penerapan keselamatan kerja. Penguatan budaya keselamatan kerja perlu dilakukan melalui peningkatan pengawasan, sosialisasi SOP, penyelenggaraan pelatihan K3 yang spesifik, serta perbaikan fasilitas pendukung. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar rekomendasi perbaikan sistem keselamatan kerja pada instalasi gizi rumah sakit serta sebagai rujukan bagi pengembangan penelitian selanjutnya.
Safety Culture Empowerment pada Pekerja Logistik: Edukasi Risiko Kerja, Fatigue dan Pencegahan Kecelakaan Transportasi: Pengabdian Jaksa, Suherman; Hasanah, Ummatul; Gustiningsih, Firanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3937

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja logistik mengenai risiko kerja, kelelahan (fatigue), serta pencegahan kecelakaan transportasi melalui kegiatan edukasi berbasis safety culture empowerment. Sektor logistik merupakan sektor dengan tingkat bahaya tinggi, khususnya pada aktivitas transportasi dan bongkar muat yang rentan menyebabkan kecelakaan akibat kurangnya manajemen kelelahan dan belum optimalnya penerapan SOP keselamatan. Kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, pemutaran video edukatif, serta evaluasi pretest dan posttest untuk menilai perubahan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai posttest dibanding pretest, yang mengindikasikan meningkatnya pemahaman mengenai budaya keselamatan, risiko kerja, dampak fatigue, serta strategi pencegahan seperti defensive driving dan Stop Work Authority. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap positif, termasuk peningkatan kepedulian terhadap pelaporan near miss, pengecekan kondisi kendaraan, dan pengaturan istirahat sebelum bekerja. Secara keseluruhan, program ini efektif memperkuat budaya keselamatan pada pekerja logistik dan layak diimplementasikan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan kerja.
Strategi Dakwah KUA dalam Bimbingan Perkawinan Pra Nikah sebagai Upaya Pengurangan Angka Perceraian Anjani, Nimas; Hasanah, Ummatul; B, Tiara Hidayah; Hermanto, Edi
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/wjkt8h11

Abstract

Tingginya angka perceraian di Indonesia menunjukkan masih lemahnya kesiapan pasangan dalam memasuki kehidupan perkawinan. Kondisi ini menegaskan pentingnya upaya preventif melalui bimbingan perkawinan pra nikah yang dilaksanakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah KUA dalam bimbingan perkawinan pra nikah serta relevansinya sebagai upaya pengurangan angka perceraian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, dengan sumber data berupa buku, artikel jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen resmi Kementerian Agama yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif-analitis untuk memahami konsep, strategi, dan kontribusi bimbingan pra nikah dalam mencegah perceraian. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi dakwah KUA melalui pendekatan bil hikmah, mau‘izhah hasanah, dialog interaktif, serta integrasi nilai edukatif dan konseling keluarga berperan penting dalam membentuk kesiapan mental, emosional, dan spiritual calon pengantin. Bimbingan perkawinan pra nikah terbukti memiliki relevansi yang kuat sebagai instrumen preventif dalam menekan potensi konflik dan perceraian. Oleh karena itu, optimalisasi strategi dakwah KUA dalam bimbingan pra nikah perlu terus diperkuat guna mewujudkan keluarga sakinah dan meningkatkan ketahanan keluarga.