Peningkatan kemampuan literasi dan numerasi merupakan salah satu fokus utama kebijakan pendidikan Indonesia dalam upaya memperkuat kompetensi abad ke-21. Namun, capaian literasi dan numerasi siswa SMP di berbagai daerah masih berada pada kategori rendah sehingga diperlukan strategi manajemen sekolah yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan analisis SWOT dalam peningkatan literasi dan numerasi di SMP Negeri 1 Pangaribuan. Pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis dengan subjek terdiri dari kepala sekolah, guru Bahasa Indonesia, guru Matematika, dan beberapa siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis SWOT berkontribusi dalam memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman secara komprehensif sehingga sekolah mampu merumuskan strategi literasi dan numerasi yang lebih terarah. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi guru dalam program literasi sekolah dan meningkatnya kesadaran siswa terhadap pentingnya kemampuan numerasi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa analisis SWOT dapat digunakan sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan mutu sekolah yang relevan dan berkelanjutan. Namun, dukungan fasilitas literasi dan pelatihan guru masih perlu ditingkatkan agar upaya peningkatan capaian siswa dapat lebih optimal.
Copyrights © 2026