Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat dan menguji model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang menggunakan pendekatan Ilmu Kalam sebagai cara untuk meningkatkan pemahaman teologis, keterlibatan aktif siswa, dan kemampuan berpikir rasional mereka. Kecenderungan pembelajaran PAI masih informatif dan kurang melibatkan proses dialogis yang membutuhkan analisis mendalam, yang merupakan masalah utama dalam penelitian ini. Identifikasi kebutuhan, pembuatan model, validasi ahli, uji coba terbatas, dan evaluasi hasil belajar adalah semua bagian dari desain penelitian dan pengembangan (R&D). Untuk mengumpulkan data, observasi, angket, dan tes pemahaman konsep digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis Ilmu Kalam dapat membantu siswa lebih memahami masalah aqidah, membuat argumen teologis yang rasional, dan berpartisipasi secara aktif dalam diskusi reflektif. Selain itu, telah ditunjukkan bahwa model ini meningkatkan kejelasan alur berpikir peserta didik. Akibatnya, proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, kritis, dan bermakna. Oleh karena itu, metode Ilmu Kalam dapat menjadi alternatif model pembelajaran PAI yang lebih sesuai dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Copyrights © 2026