BUMDes sebagai lembaga yang dikelola oleh aparatur desa BUMDes memanfaatkan kondisi wilayah di daerahnya untuk di kembangkan bersama mitra terkait. Salah satu daerah yang disinggung tersebut adalah Desa Timbuseng Kab Gowa yang menjadi fokus tempat tim pengabdian masyarakat. Berdasarkan hasil observasi awal tim,ditemukan data bahwa Bumdes SMB Timbuseng belum mampu melihat potensi desa untuk dijadikan sumber usaha, para pengurus Bumdes masih perlu di tingkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola Bumdes, serta kurangnya fasilitas peralatan pengolahan sampah di Bumdes. Berangkat daripada permasalahan tersebut, PKM ini berupaya untuk menguatkan kapasitas pelembagaan Bumdes Desa Timbuseng melalui desain model penguatan kapasitas dengan program pelatihan dan pendampingan. Tahap pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan menganalisis permasalahan melakukan pelatihan dan pendampingan penyusunan Business Plan, manajemen keuangan, manajemen pemasaran, serta pemanfaatan teknologi kepada BUMDes. Peran mitra adalah menyiapkan peserta selama kegiatan. Luaran dari PKM ini adalah mitra mampu menyusun Business Plan, mitra mampu menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi, mitra memanfaatkan teknologi tepat guna (mesin pencacah sampah plastik) untuk menunjang usaha persampahan, serta mampu memanfaatkan e-commerce dan media sosial untuk memperkenalkan unit usaha Bumdes dan memasarkan produk-produk Bumdes. Kontribusi yang diberikan kepada Bumdes adalah memberikan bantuan hibah peralatan Mesin Pencacah Sampah Plastik dari kemendiktisaintek.
Copyrights © 2025