Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh brand ambassador, website quality, e-wom dan brand image terhadap keputusan pembelian pada aplikasi Traveloka. Penelitian ini menggunakan metode kuesioner sebagai pengumpulan data. Sampel yang dipilih menggunakan purposive sampling. Berdasarkan kriteria diperoleh 133 responden. Penelitian ini menggunakan alat uji SEM PLS 4 untuk analisis deskriptif, evaluasi outer model (convergent validity, discriminant validity, composite reliabity) dan evaluasi inner model (koefisien determinasi, goodness of fit, uji hipotesis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador, website quality, e-wom dan brand image positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Traveloka. Secara teoritis implikasi hasil penelitian menunjukan bahwa Traveloka perlu memperkuat brand ambassador, meningkatkan website quality, mendorong e-wom positif dan menjaga citra positif Traveloka karena secara signifikan meningkatkan keputusan pembelian tiket transportasi dan hotel di aplikasi Traveloka pada masyarakat Purwokerto. Hasil penelitian ini mendukung bahwa keputusan pembelian terbentuk melalui proses afeksi dan kognitif konsumen dalam merespon berbagai rangsangan pemasaran digital. Secara teoritis implikasi hasil penelitian menunjukan bahwa brand ambassador, website quality, e-wom, brand image memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi serta sikap konsumen yang selanjutnya mendorong terjadinya keputusan pembelian.
Copyrights © 2026