Bahasa Bangka merupakan bahasa ibu yang umum digunakan oleh siswa MA Nurul Ihsan Baturusa pada kehidupan sehari-hari, Mayoritas siswa-siswi MA Nurul Ihsan Baturusa yang berasal dari keluarga penutur Bahasa Bangka sering sekali mengalami kesulitan dalam beralih penggunaan ke Bahasa Indonesia, yang utama untuk keperluan akademik bagi siswa. Hal ini menciptakan adanya kendala dalam memahami materi pelajaran yang menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar utama. MA Nurul Ihsan Baturusa belum mempunyai materi-materi pembelajaran yang secara khusus mengintegrasikan Bahasa Bangka dengan Bahasa Indonesia. Kebanyakan buku-buku pelajaran hanya tersedia dalam Bahasa Indonesia tanpa ada kalimat dalam Bahasa Bangka, sehingga memungkinkan siswa sering mengandalkan pemahaman pribadi atau bantuan guru untuk bisa memahami istilah kata-kata yang sulit. metode Rapid Application Development (RAD) dipilih karena mampu mempercepat proses pembuatan aplikasi dengan tetap menjaga kualitas sistem melalui pendekatan iteratif dan kolaboratif antara pengembang dan pengguna. Aplikasi kamus digital yang mengintegrasikan terjemahan dan konteks antara Bahasa Bangka dan Bahasa Indonesia bisa menjadi solusi pembelajaran yang efisien dan efektif.
Copyrights © 2025