Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri 2 Batur terhadap bahan ajar interaktif dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang berbasis Tri Hita Karana. Tri Hita Karana merupakan konsep kearifan lokal Bali yang menekankan keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), manusia dengan sesama manusia (Pawongan), dan manusia dengan alam (Palemahan). Analisis kebutuhan ini penting untuk memahami bagaimana bahan ajar yang diintegrasikan dengan nilai-nilai lokal dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sekaligus membentuk karakter yang sesuai dengan budaya Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan observasi, wawancara dengan guru, dan angket kepada siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa kelas 3 membutuhkan bahan ajar yang interaktif, visual, dan mudah dipahami, serta relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Selain itu, guru juga membutuhkan bahan ajar yang mendukung pembelajaran berbasis proyek dan kolaboratif. Dengan adanya bahan ajar interaktif berbasis Tri Hita Karana, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan IPAS secara akademis, tetapi juga dapat menginternalisasi nilai-nilai budaya lokal.
Copyrights © 2025