Penelitian ini mengkaji optimalisasi kinerja karyawan melalui pengelolaan beban kerja, kompensasi, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada industri inspeksi teknik listrik, khususnya di Lembaga Inspeksi Teknik Tenaga Listrik (LIT) Wilayah Jawa Barat. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan melibatkan 76 karyawan sebagai sampel penelitian yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan metode uji t, uji F, serta analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kompensasi karyawan dan K3 berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, mengindikasikan bahwa keadilan penghargaan dan jaminan keselamatan kerja menjadi fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas. Sebaliknya, beban kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan, yang mencerminkan bahwa beban kerja yang ada masih berada dalam batas toleransi operasional. Secara simultan, ketiga variabel independen terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, menegaskan kelayakan model penelitian. Temuan ini diperkuat oleh analisis deskriptif yang menunjukkan persepsi responden berada pada kategori baik, menandakan bahwa kondisi kerja di industri inspeksi teknik listrik telah dikelola secara relatif optimal.
Copyrights © 2026