Tasawuf sering dipandang sebagai disiplin yang berat dan abstrak, sehingga jarang disentuhkan pada anak usia dini. Padahal, penanaman nilai hati sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter, sekaligus mencegah munculnya perilaku negatif seperti bullying atau kenakalan remaja. Penelitian ini bertujuan merancang model pembelajaran tasawuf di PAUD melalui pendekatan fun learning yang disesuaikan dengan tipe pembelajar (Visual, Auditory, Kinesthetic). Metode penelitian menggunakan kajian literatur dengan menelaah teori pendidikan Barat (Piaget, Vygotsky, Gardner) dan pemikir Islam (al-Ghazali, Ibn Qayyim, Ulwan). Hasil kajian disajikan dalam bentuk contoh kegiatan praktis: Kotak Rahasia untuk menanamkan jujur, Antrian Bijak untuk sabar, dan Taman Syukur untuk syukur. Setiap kegiatan dilengkapi indikator observasi sederhana sehingga mudah diaplikasikan guru. Studi ini menawarkan panduan praktis bagi guru, lembaga, dan orang tua untuk mengintegrasikan tasawuf secara ringan, menyenangkan, dan kontekstual dalam pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2025