Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Memahami Konsep Pembentukan dan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Menurut Agama Islam, Pakar Pendidikan, dan Negara Yuniarti, Nita; Siskandar, Siskandar; Shunhaji, Akhmad; Suwandana, Endan
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2021): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v4i2.10171

Abstract

Pendidikan karakter, khususnya pada anak usia dini, merupakan bagian terpenting dalam pembangunan karakter generasi muda bangsa. Namun diskursus mengenai definisi pendidikan karakter menurut negara dan menurut Agama Islam terkadang masih menjadi perbincangan akademis. Kajian ini bertujuan untuk menyajikan berbagai pandangan tentang pembentukan dan pendidikan karakter menurut perspektif agama Islam, pakar pendidikan, dan ketentuan yang berlaku di negara Indonesia. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan melakukan konten analisis terhadap permasalahan yang dikaji. Hasil analisis menyimpulkan bahwa seluruh pendapat dari perspektif agama, pendapat para pakar pendidikan, dan ketentuan kebijakan yang diatur negara tidak ada yang bertentangan, bahkan saling menguatkan untuk diimplementasikan dalam mewujudkan masyarakat yang beriman dan sejahtera dengan akhlak yang mulia. Pendidikan karakter dimaknai sebagai pendidikan yang mengembangkan nilai-nilai universal sehingga peserta didik memiliki nilai dan karakter sebagai dirinya, menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sosial, baik sebagai umat beragama yang religius maupun sebagai warga masyarakat yang nasionalis dan produktif. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah bagi para pendidik khususnya dalam mendisain dan menerapkan pendidikan karakter di lingkungan pendidikan sejak usia dini dengan menyelaraskan teori dan praktek dari sisi agama, pendapat ahli, dan negara. Karena sifatnya berupa kajian pustaka, kelemahan kajian ini tidak menggali informasi dari responden (pakar) dengan wawancara secara langsung
KEBERLANJUTAN PERIKANAN TANGKAP SKALA KECIL DI KOTA BENGKULU Yuniarti, Nita; Mulyasari, Gita; Windirah, Nola; Irnad, Irnad; Trisusilo, Agung
Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia Vol 16, No 2 (2024): (November) 2024
Publisher : Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor perikanan yang memiliki peran penting secara sosial dan ekonomi, sangat dipengaruhi oleh berbagai perubahan kondisi alam yang kini terus menekan hasil tangkapan ikan di laut. Tujuan penelitian yaitu menganalisis status keberlanjutan usaha perikanan tangkap skala kecil di Kota Bengkulu dan menganalisis dimensi keberlanjutan usaha perikanan tangkap skala kecil di Kota Bengkulu. Metode penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu di Kota Bengkulu. Metode penentuan sampel digunakan metode accidental sampling dengan kriteria nelayan tradisional skala kecil dengan kegiatan one day fishing dan pemilik kapal yang ikut melaut. Multidimensional Scalling (MDS) dengan teknik Rapfish menggunakan 5 dimensi (ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan kelembagaan) digunakan untuk menganalisis status keberlanjutan perikanan tangkap skala kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status keberlanjutan perikanan tangkap skala kecil di Kota Bengkulu dengan meninjau secara multidimensi yaitu berstatus kurang berkelanjutan dengan nilai indeks sebesar 46,25%. Untuk dimensi ekologi dan sosial berstatus cukup berkelanjutan sedangkan untuk dimensi ekonomi, teknologi dan kelembagaan berstatus kurang berkelanjutan. Untuk meningkatkan status keberlanjutan perikanan skala kecil di Kota Bengkulu diperlukan pemberian bantuan berbagai macam alat tangkap, bantuan modal usaha, komunikasi intensif antar pemerintah dan nelayan, pengembangan kemampuan nelayan dalam penanganan produk serta ketegasan aparat terhadap pelanggaran di perairan Kota Bengkulu.The fisheries sector, which has an important role socially and economically, is greatly influenced by various changes in natural conditions which currently continue to put pressure on fish catches in the sea. The research objectives were to analyze the sustainability status of small-scale capture fisheries businesses in Bengkulu City and analyze the dimensions of sustainability of small-scale capture fisheries businesses in Bengkulu City. The location determination method was carried out purposively and the selected location was Bengkulu City. The method of determining the sample used accidental sampling method with the criteria of small-scale traditional fishermen with one day fishing activities and boat owners who go to sea. Multidimensional Scaling (MDS) with the Rapfish technique uses 5 dimensions (ecological, economic, social, technological and institutional) to analyze the sustainability status of small-scale capture fisheries. The results showed that the sustainability status of small-scale capture fisheries in Bengkulu City was viewed in a multidimensional manner, namely the status was less sustainable with an index value of 46.25%. The ecological and social dimensions are quite sustainable, while the economic, technological and institutional dimensions are less sustainable. To improve the sustainability status of small-scale fisheries in Bengkulu City, it is necessary to provide assistance with various types of fishing gear, business capital assistance, intensive communication between the government and fishermen, developing the ability of fishermen to handle products and the firmness of officials against violations in the waters of Bengkulu City.
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN AL-QUR’AN MELALUI METODE TILAWATI: DAMPAK TERHADAP KELANCARAN DAN KUALITAS BACAAN SANTRI Yuniarti, Nita; Juhro
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.816

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Tilawati method in Qur’anic learning at Ma’had Muda’iyatul Anwar and to examine its pedagogical effectiveness and learning outcomes. Using a descriptive qualitative approach with a case study design, data were collected through classroom observation of 129 students, in-depth interviews with 41 respondents, and document analysis, then analyzed using the Miles and Huberman model. The Tilawati method, developed by KH. Masrur Masyhud and colleagues and consisting of six instructional volumes, is implemented through a structured combination of classical and individual learning using the baca-simak technique with the rost rhythm. Routine evaluations demonstrated significant progress: the proportion of students completing Juz 30 increased from 45% to 80%, and the average completion time was reduced from more than two years to approximately one year. The success was supported by teacher competence, adequate learning media, and institutional commitment, while challenges arose from unequal literacy levels, limited practice time, and high student–teacher ratios
INTEGRATING MONTESSORI, NEUROSCIENCE, AND ISLAMIC VALUES IN EARLY SCIENCE AND MATH LEARNING: - Yuniarti, Nita; Suyadi
JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : PG PAUD Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to analyze and integrate the Montessori approach and neuroscience in early childhood science and mathematics education with Islamic values. One of the main challenges of early childhood education in Indonesia is the low interest in science and mathematics, which are often perceived as abstract and difficult, reflected in the country’s relatively low global ranking. Neuroscience emphasizes that early childhood represents a golden age to optimize children’s potential for logical, critical, and exploratory thinking. The Montessori method, which is grounded in concrete experiences and multisensory stimulation, can help children construct abstract concepts through real-life activities (tarbiyah bil hal). Integration with Islamic values further enriches the spiritual dimension, guided by the Qur’anic encouragement for humans to yatafakkar (reflect), yatadabbar (contemplate), ta’ammul (engage in deep reflection), and yansur (observe/investigate) the order of Allah’s creation. Moreover, this approach highlights the importance of education through lived example, so that children learn not only with their intellect, but also with their hearts and behavior. This study employs a descriptive literature review by analyzing both classical and contemporary sources on Montessori, neuroscience, and Islamic education. The findings indicate that a Montessori–Neuroscience–Islam integrated model in science and mathematics education not only stimulates cognitive development, but also nurtures children’s spiritual awareness, thus offering a holistic, integrative, and contextually relevant alternative for early childhood education in Indonesia.
Pendekatan Montessori dalam Konteks Budaya Lokal: Pemanfaatan Permainan Tradisional sebagai Media Pendidikan Anak Usia Dini Yuniarti, Nita; Anggraini, Elya Siska
Jurnal Usia Dini Vol. 11 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Montessori saat ini dianggap sebagai salah satu solusi pembelajaran efektif bagi anak usia dini karena mampu mengembangkan kemampuan motorik, kognitif, sosial-emosional, dan kreatif secara holistik. Sayangnya, aparatus Montessori sulit didapat dan mahal bagi sebagian besar lembaga PAUD, sehingga implementasinya sering terbatas pada sekolah tertentu. Di sisi lain, permainan tradisional sering dipandang sekadar hiburan tanpa makna edukatif. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi potensi 47 permainan tradisional untuk mendukung tujuh area pembelajaran Montessori: Practical Life, Sensorial, Language, Mathematics, Cultural Studies, Art and Craft, dan Islamic Studies. Dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian menganalisis relevansi setiap permainan terhadap pengembangan kompetensi anak, kreativitas, dan nilai budaya lokal. Hasil menunjukkan bahwa permainan tradisional tidak hanya dapat melengkapi atau menggantikan aparatus Montessori, tetapi juga meningkatkan keterlibatan anak, mempromosikan pembelajaran kontekstual, dan melestarikan warisan budaya. Kajian ini memperkenalkan pendekatan inovatif “Montessori berbasis budaya lokal” yang praktis, inklusif, dan kontekstual sebagai temuan baru penelitian ini.
Menanamkan Nilai Tasawuf Pada Anak Usia Dini Melalui Fun Learning Berbasis Tipe-Tipe Pembelajar Yuniarti, Nita; Sukiman; Siti Muldiah
PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pendidikan, Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/primearly.v8i2.4344

Abstract

Tasawuf sering dipandang sebagai disiplin yang berat dan abstrak, sehingga jarang disentuhkan pada anak usia dini. Padahal, penanaman nilai hati sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter, sekaligus mencegah munculnya perilaku negatif seperti bullying atau kenakalan remaja. Penelitian ini bertujuan merancang model pembelajaran tasawuf di PAUD melalui pendekatan fun learning yang disesuaikan dengan tipe pembelajar (Visual, Auditory, Kinesthetic). Metode penelitian menggunakan kajian literatur dengan menelaah teori pendidikan Barat (Piaget, Vygotsky, Gardner) dan pemikir Islam (al-Ghazali, Ibn Qayyim, Ulwan). Hasil kajian disajikan dalam bentuk contoh kegiatan praktis: Kotak Rahasia untuk menanamkan jujur, Antrian Bijak untuk sabar, dan Taman Syukur untuk syukur. Setiap kegiatan dilengkapi indikator observasi sederhana sehingga mudah diaplikasikan guru. Studi ini menawarkan panduan praktis bagi guru, lembaga, dan orang tua untuk mengintegrasikan tasawuf secara ringan, menyenangkan, dan kontekstual dalam pendidikan anak usia dini.
Career Adaptability di Kalangan ASN Muda: Kajian atas Evolusi Cita-cita dan Motivasi Pengabdian Yuniarti, Nita; Suwandana, Endan; Mulyaningsih, Euis
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v6i2.1407

Abstract

This study aims to understand the dynamics of changing career aspirations among young civil servants and the adaptive meanings that accompany them. The research involved 40 newly recruited Civil Servant Candidates (CPNS) from Tangerang Regency, Banten Province, who had been working for five months and were participating in the Basic Training Program (Latsar) in October 2025. Using a descriptive qualitative approach through anonymous open-ended questionnaires, the study found that most respondents experienced shifts in their aspirations from childhood to adulthood. These changes were influenced by various factors, including access to education, family socioeconomic conditions, personal capacity, and the realities of career opportunities. However, such shifts do not indicate inconsistency in life direction but rather reflect career adaptability, i.e. the ability to negotiate between idealism and professional reality. The young civil servants demonstrated reflective capacity in interpreting these transitions, which contributed to the development of public service motivation and a sense of meaningful work. These findings enrich the literature on career psychology and public management by highlighting the importance of reflective and personal dimensions in shaping the professional identity of young bureaucrats and by encouraging a more humanistic, adaptive, and value-driven approach to civil service development