Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua yang berprofesi petani dalam pencapaian prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa MTs Muhammadiyah Sarwodadi. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan mulai April-Juni tahun 2025 mulai dari persiapan sampai penyusunan laporan penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis survei deskriptif. Populasi penelitian adalah siswa MTs Muhammadiyah Sarwodadi berjumlah 375 siswa, dengan sampel 100 siswa yang orang tuanya berprofesi petani, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket untuk mengukur peran orang tua dan dokumentasi nilai rapor PAI siswa. Hasil penelitian menunjukkan peran orang tua yang berprofesi petani dalam mendukung prestasi belajar PAI siswa bervariasi. Peran sebagai motivator (80,35%), role model (89,7%), dan supervisor (77,5%) berada dalam kategori "baik". Sementara itu, peran fasilitator (62,16%), mediator (58,55%), dan evaluator (56,8%) berada dalam kategori "cukup", mengindikasikan adanya upaya namun masih memerlukan peningkatan optimalisasi. Peran sebagai partner/mitra sekolah (46,7%) tergolong "kurang baik", menunjukkan rendahnya komunikasi dan kolaborasi dengan pihak sekolah. Data prestasi belajar PAI siswa menunjukkan nilai yang bervariasi, dengan rata-rata nilai cukup baik. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa meskipun orang tua petani telah menunjukkan peran yang baik sebagai motivator, role model, dan supervisor, terdapat potensi peningkatan yang signifikan pada peran fasilitator, mediator, evaluator, dan terutama partner sekolah, guna mendukung pencapaian prestasi belajar PAI siswa secara menyeluruh. Disarankan agar orang tua meningkatkan komunikasi dengan sekolah dan pendampingan belajar, sedangkan sekolah diharapkan dapat memberikan sosialisasi dan menjalin kemitraan yang lebih intensif dengan orang tua.
Copyrights © 2025