Salah satu unsur pendukung pelayanan klinik adalah pemenuhan ruang sesuai dengan fungsi yang telah ditetapkan. Salah satu ruang pelayanan kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah adalah ruang edukasi dan pelatihan, yang berfungsi sebagai area promosi produk kesehatan. Di Klinik Utama Sari Medika, ruang ini disebut sebagai area promosi produk kesehatan. Meningkatnya permintaan penggunaan area tersebut menimbulkan permasalahan tersendiri, terutama terkait dengan penentuan prioritas peminjaman. Oleh karena itu, diperlukan suatu mekanisme prioritas peminjaman yang tidak hanya mempertimbangkan satu variabel, tetapi merupakan kombinasi dari beberapa faktor pendukung peminjaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Additive Weighting (SAW), yang menerapkan pendekatan multikriteria dengan pemberian bobot pada setiap variabel. Hasil akhir penelitian menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 85%, sehingga metode ini dapat digunakan sebagai alternatif dalam menentukan prioritas pengguna area promosi produk kesehatan.
Copyrights © 2026