Masa remaja di Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah fase krusial pembentukan kepribadian, dengan teman sebaya sebagai pengaruh sosial yang dominan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran teman sebaya dalam proses tersebut. Kebaruan penelitian ini terletak pada upayanya merangkum dan menggabungkan hasil-hasil penelitian terdahulu yang selama ini terpisah, sehingga memberikan gambaran yang lebih utuh. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis sepuluh artikel ilmiah nasional terakreditasi yang terbit pada kisaran tahun 2018–2025. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa teman sebaya memiliki pengaruh signifikan, berperan sebagai model perilaku, sumber dukungan emosional, dan motivator yang membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan empati. Besaran pengaruh ini bervariasi antara 38,1% hingga 70%. Di sisi lain, tekanan konformitas kelompok juga berpotensi mendorong perilaku menyimpang. Kesimpulannya ialah pengaruh teman sebaya bersifat kompleks dan dua arah. Temuan ini memberikan masukan penting bagi guru dan konselor untuk secara proaktif membimbing siswa memaksimalkan pengaruh positif pergaulan dan mengelola dampak negatifnya
Copyrights © 2025