Diabetes melitus adalah penyakit gangguan metabolisme akibat kekurangan hormon insulin, ditandai dengan kadar glukosa yang melebihi atau di bawah batas normal sehingga dapat menyebabkan hiperglikemia atau hipoglikemia. Upaya preventif sangat diperlukan untuk mengendalikan DM, salah satunya dengan pemanfaatan tanaman obat tradisional daun andong merah (Cordyline fruticosa L. A. Cheval). Daun andong merah diketahui mengandung senyawa aktif seperti saponin, tanin, dan flavonoid yang berpotensi menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian infusa daun andong merah terhadap kadar glukosa pada mencit (Mus musculus) diabetes. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan metode ekperimental menggunakan 48 mencit jantan diabetes yang dibagi menjadi tiga kelompok: kelompok mencit DM yang tidak diberi infusa, kelompok mencit DM yang diberi infusa, dan kelompok mencit DM yang diberi metformin. Infusa daun andong merah diberikan sebanyak 1 ml setiap pagi dan sore selama 14 hari. Kadar glukosa darah diukur menggunakan alat POCT. Hasil uji statistik menunjukkan terjadi penurunan dari 394,44 mg/dl menjadi 224,78 mg/dl dengan presentase penurunan sebesar 43,02 %. Dengan demikian, disimpulkan bahwa pemberian infusa daun andong merah memiliki pengaruh dalam menurunkan kadar glukosa darah pada mencit DM.
Copyrights © 2025