Kegiatan produksi pada PT Harapan Jaya Multi bisnis sangat penting untuk menunjang kemajuan perusahaan. Untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam perusahaan maka perlu membangun sistem manajemen produksi yang baik. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk cacat dan factor – factor yang mempengaruhi kegagalan produksi besi hollow galvalume di PT Harapan Jaya Multi Bisnis. Metode analisis pada penelitian ini, menggunakan overal equipment effectiveness (OEE) untuk menilai tingkat produktivitas mesin atau peralatan dalam suatu proses produksi dan six Sigma big losses yaitu kerugian yang terjadi pada proses produksi sehingga mengurangi efektifitas produksi. Berdasarkan hasil penelitian dihasilkan nilai rata – rata availability yaitu 73,38 %, performance rate 60,87%, dan quality rate 99,61%. Sehingga, menghasilkan nilai overall equipment effectiveness (OEE) yaitu 44,14 %. Nilai ini belum memenuhi standar world class yaitu 85%. Nilai losses yang menyebabkan rendahnya nilai OEE yaitu equipment failure dengan nilai 26,62 %, reduce speed yaitu 13,12 % dan Idle and Minor Stoppage yaitu 12,97 %. Dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai losses dapat mengurangi efektivitas dan efisiensi produksi dikarenakan seringnya terjadi permasalahan teknis pada peralatan yang membutuhkan perawatan berkala dan keterlambatan supply bahan juga menjadi factor penyebab tingginya nilai losses.
Copyrights © 2025