Saripuddin Muddin
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMBUATAN DAN PENGUJIAN ALAT UJI BALANCE MASSA Ruslan; A. Suriadi; Saripuddin Muddin; Jamaluddin
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 3, No 1, April, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan berat massa tidak bisa jika hanya dengan mengira-mengira karena itu perlu dicari titik keseimbangannya. Balance adalah interaksi yang kompleks dari sistem sensor (Vestibular, Visual, proprioseptif). tujuan penelitian membuat alat uji balance massa untuk mempermudah kegiatan praktikum mekanika terpakai. metode penelitian digunakan adalah observasi dan literatur seperti melihat langsung alat yang sudah ada dan menggambil referensi dari buku. Prosedur kerja alat yaitu menentukan posisi sudut dengan panjang garis gaya. Metode pengujian yaitu diketahui sudut 240, nilai rata-rata bola baja 164,75 g maka mendapatkan hasil nilai X = 0,1352 dan Y = 0,0956. Kesimpulan alat ini dapat berfungsi dengan baik dan sudah sesuai dengan konsep Praktikum Mekanika Terpakai.
ANALISIS CACAT SAMBUNGAN PENGELASAN SMAW 3G PADA PELAT BAJA ST 60 DENGAN VARIASI ARUS MENGGUNAKAN METODE NDT (NONDESTRUCTIVE TEST) ULTRASONIC TEST DAN PENETRAN TEST Muh Nur Hidayat; Saripuddin Muddin; Musrawati
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 02 (2024): Volume 2, No 2, Oktober, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan merupakan suatu proses penting di dalam dunia industri dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pertumbuhan industri, karena memegang peranan utama dalam rekayasa dan reparasi produksi logam. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui variasi arus yang paling optimal pada pengelasan SMAW dan untuk mengetahui jenis cacat sambungan butt joint terhadap pengaruh besar variasi arus. Metode analisa data yang digunakan adalah menggunakan metode NDT(Non Destructive Test) tanpa merusak benda kerja yaitu ultrasonic test dan penetran test,data dari hasil pengujian dimasukkan sehingga diperoleh data yang bersifat deskripsi kuantitatif untuk menerjemahkan dalam bentuk deskripsi, hasil penilitian ditafsirkan dengan metode kualitatif.Hasil pengujian ultrasonic test dan penetran test menggunakan pelat baja ST 60 tebal 10 mm posisi pengelasan 3G pengelasan SMAW Arus 70 diidentifikasi 10 cacat dengan rata-rata tinggi cacat adalah 2,87 mm,rata-rata panjang cacat 14,02 mm dan rata-rata jenis cacat yang terjadi adalah lack of fusion dan slag inclusion, pada arus 90 diidentifikasi 6 cacat dengan rata-rata tinggi cacat 2,51 mm, rata-rata panjang cacat 10,83 mm kemungkinan cacat terjadi lack of fusion dan crack, pada arus 110 diidentifikasi 4 cacat dengan rata-rata tinggu cacat 1,25 mm, rata-rata panjang cacat6,5mm kemungkinan cacat terjadi crack dan slag inclusion.Sehingga dapat diartikan bahwa terjadi penurunan jumlah cacat dan ukuran cacat pada arus besar,ini disebabkan karena arus rendah tidak dapat melebur baik pada logam induk dan logam las sehingga banyak terjadi defect pada area pengelasan, maka arus 90 dan 110 arus yang baik digunakan untuk pengelasan SMAW menggunakan elektroda 3,2 mm.
MODIFIKASI ALAT UJI MOLDING PRESS PRODUK EDIBLE FILM Saripuddin Muddin; Jamaluddin; Muhammad Asri
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edible film adalah bahan pengemas produk pangan yang bersifat biodegradble. Perkembangan baru pembuatan edible film mengarah pada sumber biopolimer yang dapat diperbaharui.. kebutuhan pada alat uji molding press produk edible film sangat berperan penting bagi industri makanan dan minuman kshusunya dalam pembuatan plastik ramah lingkungan oleh karena itu kebutuhan alat uji molding press perlu diperhatikan dan dikembangkan secara baik.Dalam penelitian ini untuk mengembangakn alat compression molding produk edible film dan mengetahui perbandingan hasil pengujian spesimen edile film berdasarkan standar karakteristik edible film. Adapun metode penelitian pertama-tama observasi untuk mecari informasi dan data berkaitan dengan alat compression molding. Selanjutnya studi literature adalah untuk mendapatkan referensi dan teori pendukung yang dapat digunakan untuk menyeselesaikan masalah. Setelah itu data diperoleh dilakukan tahap modifikasi alat dan pengujian hasil.Hasil yang diperoleh pada modifikasi alat uji molding press produk edible film yaitu penambahan motor listrik sebagai penekan, pengaturan suhu otomatis dan pemanas molding press yang lebih stabil. Dilakukan perhitungan analisa kekuatan struktur rangka safety factory,simulasi Displscment dan simulasi stress. pada perhitungan torsi motor mendapatkan hasil 4.435 Nm, mendapatkan hasil pengujian tarik edible film 1,0562 Mpa, pengujian elongasi mendapatkan 8, 11% dan ketebalan 0.14 Mm dengan tekanan yang diberikan 20 Psi dengan suhu 120 ?C selama 30 menit
MODIFIKASI MESIN PENCETAK PAKAN AYAM DENGAN SISTEM PENGGERAK MOTOR LISTRIK Asriadi Haros; Muh. Alfaizal Agus; Saripuddin Muddin; Jamaluddin
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 02 (2025): Volume 3, No 2, Oktober, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan memodifikasi mesin pencetak pakan ayam berbasis motor listrik sebagai solusi terhadap permasalahan efisiensi dan kapasitas produksi pada proses pencetakan pakan secara manual. Mesin dirancang menggunakan motor listrik berdaya 0,5 HP (373 Watt) sebagai penggerak utama, dengan sistem transmisi berupa pulley dan v-belt serta komponen pencetak berupa screw dan cetakan (die). Metodologi penelitian mencakup studi literatur, perancangan teknis, fabrikasi, dan uji performa mesin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin pencetak pakan berbasis motor listrik mampu menghasilkan rata-rata 12,67 kg/jam pakan ayam, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan mesin manual yang hanya menghasilkan sekitar 6,5 kg/jam. Selain peningkatan kapasitas produksi, penggunaan komponen lokal menjadikan mesin ini ekonomis dan mudah dirawat. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi tepat guna dengan penggerak motor listrik dapat mendukung kemandirian peternak skala kecil hingga menengah dalam produksi pakan ternak.
ANALISIS KEGAGALAN PRODUKSI MESIN ROLL FORMING BAJA RINGAN (GALVALUM) BESI HOLLOW DI PT. HARAPAN JAYA MULTI BISNIS DENGAN METODE OVERAL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) Rezky Alamsyah; Ergi Candra Irawan; Saripuddin Muddin; Suhardi Hafid
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 02 (2025): Volume 3, No 2, Oktober, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan produksi pada PT Harapan Jaya Multi bisnis sangat penting untuk menunjang kemajuan perusahaan. Untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam perusahaan maka perlu membangun sistem manajemen produksi yang baik. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk cacat dan factor – factor yang mempengaruhi kegagalan produksi besi hollow galvalume di PT Harapan Jaya Multi Bisnis. Metode analisis pada penelitian ini, menggunakan overal equipment effectiveness (OEE) untuk menilai tingkat produktivitas mesin atau peralatan dalam suatu proses produksi dan six Sigma big losses yaitu kerugian yang terjadi pada proses produksi sehingga mengurangi efektifitas produksi. Berdasarkan hasil penelitian dihasilkan nilai rata – rata availability yaitu 73,38 %, performance rate 60,87%, dan quality rate 99,61%. Sehingga, menghasilkan nilai overall equipment effectiveness (OEE) yaitu 44,14 %. Nilai ini belum memenuhi standar world class yaitu 85%. Nilai losses yang menyebabkan rendahnya nilai OEE yaitu equipment failure dengan nilai 26,62 %, reduce speed yaitu 13,12 % dan Idle and Minor Stoppage yaitu 12,97 %. Dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai losses dapat mengurangi efektivitas dan efisiensi produksi dikarenakan seringnya terjadi permasalahan teknis pada peralatan yang membutuhkan perawatan berkala dan keterlambatan supply bahan juga menjadi factor penyebab tingginya nilai losses.