Peningkatan lalu lintas udara mendorong pengembangan infrastruktur bandara,termasuk shoulder taxiway yang memerlukan kestabilan tanah untuk menjaminkeselamatan operasional. Di Bandara Internasional Jenderal Ahmad YaniSemarang, ditemukan tanah lunak yang berisiko mengalami penurunan konsolidasibesar, berpotensi menimbulkan kerusakan struktur dan gangguan operasional.Penelitian ini mengevaluasi efektivitas metode preloading dalam mengurangipenurunan tanah serta memperkirakan besar penurunan pada kondisi saat ini.Metodologi yang digunakan mencakup perhitungan teoritis berdasarkan teorikonsolidasi Terzaghi, simulasi numerik dengan perangkat lunak PLAXIS 2D, sertapenggunaan PVD untuk mempercepat proses konsolidasi. Data diperoleh melaluiinvestigasi geoteknik, termasuk uji sondir dan pengambilan parameter tanah. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa preloading mampu mempercepat konsolidasihingga 90%. Perhitungan manual menunjukkan waktu konsolidasi 7,8 tahun,sementara penggunaan PVD mempercepat proses dengan penurunan sebesar 4,08meter dalam waktu 5,1 tahun.
Copyrights © 2025