Latar belakang: Kosmetik merupakan salah satu keperluan pokok bagi umat manusia, khususnya bagi kaum hawa. Dimana kehadirannya sangat diperlukan bagi banyak wanita untuk mempercantik diri dan memperindah penampilan. Tujuan: untuk mengetahui apakah blush on yang beredar di Banjarmasin Timur Kalimantan Selatan menggunakan pewarna Rhodamin B Metode: dilakukan dengan analisis kualitatif dengan pewarnaan kemudian di lanjutkan dengan analisis kuantitatif dengan alat spektrofotometri UV-Vis Hasil: hasil kuantitatif yang diperoleh didapatkan pada sampel A sebesar 18,699mg/L, pada sampel B 1,942 mg/L. Kesimpulan: Dari hasil pengujian kuantitatif dan kualitatif didapati hasil sample A positif mengandung rhodamin B dan sample B negative mengandung rhodamin B. Dari hasil ini sampel A dinyatakan sangat berbahaya bagi konsumen karena mengandung pewarna tekstil. Semakin besar kemungkinan rhodamin B masuk kedalam tubuh akan memberikan efek toxic, gangguan pernapasan, dan gangguan kulit
Copyrights © 2025