Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang disajikan secara deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi tutupan di Kota Makassar tahun 2024 dan tingkat kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah Kota Makassar tahun 2024. Metode yang diguanakan yaitu kuantitatif deskriptif, serta observasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa tutupan lahan Kota Makassar terbagi menjadi 6 kelas yaitu badan air, Kawasan terbangun, tambak, Semak belukar, mangrove dan sawah. Tutupan lahan yang mendominasi adalah Kawasan terbangun dengan luas 13.520,97 Ha dengan persentase 76,92% dan tutupan lahan yang paling sedikit adalah Semak belukar seluas 37,93 Ha dengan persentase 0,22%. Berdasarkan hasil dari overlay peta tutupan lahan dengan pola ruang Kota Makassar tahun 2024 diperoleh 15.565,74 Ha (68,90%) dan 2.011,26 Ha (8,90%) tidak sesuai dengan pola ruang yang telah direncakan serta seluas 5.015 Ha (22,20%) yang masih dalam prediksi kesesuaian. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah serta masyarakat dalam memperbaiki ketidaksesuaian tata ruang, dan memastikan pembangunan Kota Makassar berjalan sesuai RTRW yang telah ditentukan.
Copyrights © 2025