Artikel ini membahas urgensi pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan ideologi transnasional yang berkembang di Indonesia. Ideologi transnasional, seperti gerakan radikal dan fundamentalis, telah menimbulkan berbagai persoalan sosial, politik, dan keagamaan yang berpotensi mengancam persatuan bangsa. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, artikel ini menelaah literatur yang relevan mengenai konsep ideologi transnasional, faktor penyebab kemunculannya, serta peran pesantren dalam merespon fenomena tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter bangsa melalui nilai-nilai panca jiwa, seperti keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan. Nilai-nilai tersebut menjadi benteng ideologis yang mampu menangkal paham radikal sekaligus memperkuat moderasi beragama. Dengan mengedepankan pendidikan akhlak, wawasan keislaman yang moderat, serta dukungan terhadap prinsip kebangsaan dan demokrasi, pesantren berkontribusi signifikan dalam menjaga harmoni sosial dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Copyrights © 2025