Penelitiannya menganalisis efektivitas pelatihan mindfulness dalam meningkatkan konsentrasi dan fokus siswa sekolah dasar di Inpres Skouw Sae, Distrik Muara Tami, yang menghadapi tantangan distraksi digital dan lingkungan belajar yang kurang kondusif. Menggunakan desain quasi-eksperimental dengan kelompok kontrol non-equivalent pretest-posttest , penelitian ini melibatkan 30 siswa kelas lima yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner skala Likert (1-5) yang mengukur tujuh indikator konsentrasi. Intervensi terdiri dari latihan teknik pernapasan mindfulness yang dilakukan selama enam sesi (5-10 menit per sesi). Data dianalisis menggunakan uji-t dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan pada skor konsentrasi dari rata-rata 51,1 (pretest) menjadi 61,3 (posttest), atau peningkatan sebesar 18,8% (p=0,000 < 0,05). Distribusi kategori konsentrasi berubah drastis: kategori rendah menurun dari 66,7% menjadi 20%, kategori sedang meningkat dari 33,3% menjadi 66,7%, dan 13,3% siswa mencapai kategori tinggi. Studi ini membuktikan bahwa pelatihan mindfulness efektif dalam meningkatkan fokus dan konsentrasi siswa sekolah dasar. Rekomendasi yang diberikan meliputi penerapan program berkelanjutan, pelatihan guru, penciptaan lingkungan yang kondusif, dan pendekatan individual bagi siswa dalam kategori rendah. Studi ini berkontribusi pada pengembangan pendekatan pembelajaran inovatif untuk mengatasi masalah konsentrasi di era digital.
Copyrights © 2025