Motorik halus merupakan aspek penting dalam perkembangan anak, namun masih ditemukan anak-anak yang belum menunjukkan perkembangan motorik secara optimal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas dan metode campuran. Setting penelitian pada Kelompok A TK Insan Kamil Banjarmasin yang bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, serta menganalisis perkembangan kemampuan motorik halus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aktivitas guru, dari kategori “cukup” menjadi “sangat baik”. Aktivitas anak juga meningkat dari 11% menjadi 89% dalam kategori “sangat aktif”. Selain itu, sebanyak 89% anak mencapai kriteria “berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik” dalam aspek motorik halus. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi model pembelajaran yang diterapkan efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus serta keterlibatan anak dalam kegiatan pembelajaran.
Copyrights © 2025