Latar Belakang: Penyakit ginjal merupakan masalah kesehatan dunia dengan peningkatan insidensi dan prevelensi yang cukup tinggi. secara rutin sehingga mengakibatkan terjadi gangguan psikologi salah satunya yaitu stres. Expressive Writing Therapy merupakan terapi psikologis yang dapat menurunkan tingkat stres dengan cara menulis untuk merefleksikan pikiran dan perasaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan perbedaan tingkat stres pada pasien penderita penyakit ginjal yang menjalani hemodialisis di RSUD Undata sebelum dan setelah diberikan Expressive Writing Therapy. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Pre-Experimen menggunakan rancangan One Grup Pre Test And Post Test Desain. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 87 orang dan sampel berjumlah 47 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan uji yang digunakan yaitu Mc.Nemar. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa nilai p=0.00 (p ? 0,05). Tingkat stres responden sebelum melakukan Expressive Writing Therapy adalah stres berat (66.0%), stres sedang (29.8%), dan stres ringan (4.3%). Sedangkan tingkat stres setelah dilakukan Expressive Writing Therapy adalah stres ringan (23.4%), stres sedang (55.3%), dan stres berat (21.3%). Kesimpulan: Ada pengaruh Expressive Writing Therapy terhadap penurunan tingkat stres pada pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD Undata Sulawesi tengah. Saran: Di harapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan dan masukan sebagai intervensi nonfarmakologi dalam penurunan stress.
Copyrights © 2025