Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi infrastruktur jalan rusak terhadap Efisiensi Akomodasi Masyarakat di wilayah Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, sekaligus mengenali berbagai tantangan kelembagaan dan fiskal yang mempengaruhinya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa meskipun perbaikan jalan menjadi prioritas utama sesuai dengan Misi Utama ke-4 dari Bupati terpilih Kabupaten Bandung Barat untuk periode 2025-2030, yang menyatakan "Mempercepat pembangunan infrastruktur dan aksesibilitas wilayah," kenyataannya Kabupaten Bandung Barat, yang memiliki topografi geografis berbukit, kontur yang curam, dan rentan terhadap pergerakan tanah, masih sering mengalami kerusakan jalan yang signifikan. Hal ini berpengaruh secara langsung terhadap kenyamanan perjalanan dan mengganggu kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui survei lapangan dan wawancara mendalam dengan narasumber dari Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Bandung Barat, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengolahan data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan
Copyrights © 2025