Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS Bab II Topik A “Apa itu Gaya?”. Latar belakang penelitian muncul dari rendahnya nilai Pre-test siswa yang berada pada rentang 30–80 dengan rata-rata 60,00, menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum memahami konsep gaya secara optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model Jigsaw yang menekankan kerja sama, interaksi, dan tanggung jawab individu melalui kegiatan kelompok asal dan kelompok ahli Penelitian menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain One-Group Pretest–Posttest melibatkan 29 siswa yang dipilih secara purposive. Instrumen berupa 10 soal Pre-test dan 10 soal Post-test ranah kognitif menganalisis dan mengevaluasi yang telah divalidasi ahli. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas, Paired Samples t-test, serta perhitungan N-gain Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 60,00 menjadi 80,34 pada post-test. Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen. Hasil Paired Samples t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05) sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai Pre-test dan post-test. Nilai rata-rata N-gain sebesar 0.5231 atau 52,31% berada pada kategori sedang, menandakan bahwa model Jigsaw cukup efektif meningkatkan pemahaman konsep gaya baik pada siswa berkemampuan rendah maupun tinggi secara keseluruhan, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terbukti memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada materi gaya dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2025