Pengetahuan masyarakat yang mengidap penyakit Tuberculosis Paru di Puskesmas Sangurara mempunyai pengetahuan kurang baik dikarenakan sebagian masyarakat tidak paham cara penanganan yang efektif terkait tuberculosis paru serta karena kurang mampu menerima informasi yang diberikan serta motivasi untuk mencari liputan mengenai kesehatan. Selain itu, sebagian besar masyarakatnya tidak patuh dalam pengobatan serta ada yang putus berobat dikarenakan efek samping obat OAT. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan pada pasien Tubreculosis paru di wilayah kerja Puskesmas sangurara. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan analitik dan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh dari populasi sebanyak 62 orang pasien yang sedang menjalani pengobatan di Puskesmas Sangurara, yang semua dijadikan sampel penelitian (Sampel Jenuh). Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis paru yang menerima pengobatan. Analisis uji Chi-square terhadap hubungan ini menghasilkan nilai p = 0,003 < 0,05, yang menunjukkan bahwa Ha diterima. Kesimpulan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan pada pasien tuberculosis paru di Wilayah kerja Puskesmas Sangurara. Saran dari penelitian ini Diharapkan lebih banyak peneliti yang meneliti unsur- unsur tambahan, seperti motivasi dan perspektif, edukasi melalui media leaflet, dan dukungan keluarga, yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan pada penderita tuberkulosis paru.
Copyrights © 2025