Remaja merupakan kelompok usia kritis yang memerlukan asupan gizi seimbang untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan. Sayur dan buah merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat, namun konsumsi sayur dan buah pada remaja Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola konsumsi sayur dan buah pada remaja di SMP Kristen Rurukan, Kota Tomohon. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 46 siswa dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) semi-kuantitatif dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% responden memiliki konsumsi sayur tinggi, sedangkan 100% memiliki konsumsi buah tinggi, dengan pisang dan pepaya sebagai buah yang paling sering dikonsumsi. Sebanyak 93,5% siswa mengonsumsi olahan buah dan sayur seperti pisang goreng, jus buah, dan mie dal (bubur Manado). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi buah pada remaja di SMP Kristen Rurukan tergolong sangat baik, sedangkan konsumsi sayur masih perlu ditingkatkan melalui edukasi gizi berbasis sekolah.
Copyrights © 2025