Mahasiswa sebagai agen perubahan perlu dibekali kemampuan adaptasi dan inovasi, salah satunya melalui pengembangan kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberhasilan bazar kewirausahaan mahasiswa secara kuantitatif berdasarkan tingkat kepuasan pengunjung serta faktor-faktor yang memengaruhi penjualan produk makanan inovatif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 51 pengunjung bazar kewirausahaan di Universitas Pendidikan Indonesia yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur berskala Likert 1–4 untuk mengukur persepsi responden terhadap indikator kualitas produk, harga, kemasan, dan minat beli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berstatus sebagai mahasiswa sebanyak 74,5% dengan dominasi responden perempuan sebanyak 70,6%. Secara umum, pengunjung memberikan penilaian sangat positif terhadap kualitas rasa produk dan daya tarik kemasan, serta menunjukkan minat yang tinggi untuk melakukan pembelian ulang. Namun, pada indikator keterjangkauan harga terdapat variasi persepsi yang mencerminkan perbedaan daya beli konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa produk makanan inovatif hasil pengembangan mahasiswa memiliki potensi keberlanjutan usaha yang baik, dan kegiatan bazar kewirausahaan efektif sebagai sarana pembelajaran praktis dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pengelolaan bisnis dan dinamika pasar.
Copyrights © 2026