Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model pembelajaran Inquiry Learning berbantuan media konkret papan interaktif didik pada materi Bagian Tubuh Tumbuhan dan fungsinya di kelas IV Sekolah Dasar. Latar belakang penelitian didasarkan pada masih rendahnya pemahaman konsep IPAS di sekolah dasar serta kebutuhan pembelajaran yang lebih aktif dan mendalam sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar dengan metode pre-eksperimen, menggunakan desain one group pretest. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa kelas IV. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 61,67 dengan skor minimum 20 dan maksimum 100, sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 58,33 dengan skor minimum 20 dan maksimum 100. Uji normalitas menggunakan Shapiro–Wilk menunjukkan bahwa data pretest (Sig. = 0,055) dan posttest (Sig. = 0,051) berdistribusi normal. Selanjutnya, hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,638 (Sig. > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Inquiry Learning berbantuan papan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan belum terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap materi IPAS setelah pembelajaran Inquiry Learning berbantuan papan interaktif, sebagaimana dibuktikan oleh skor posttest yang lebih tinggi dibandingkan pretest dan hasil uji-t yang menunjukkan perbedaan signifikansi. Berdasarkan temuan ini, pembelajaran berbasis inkuiri dan media interaktif sangat disarankan untuk dirancang dengan sebaik mungkin dan kemudian diaplikasikan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar guna meningkatkan kualitas pendidikan dan pemahaman konsep peserta didik secara lebih optimal.