Jurnal Kolaboratif Sains
Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress

Kandungan Biokimia, Mekanisme Biokimia Farmasi, dan Potensi Farmasi Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C.) dan Daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.)

Okti Sonya Rahmadani (Unknown)
Esa Margareta (Unknown)
Nanik Apriyanti (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Jan 2026

Abstract

ABSTRAK Jeruk purut (Citrus hystrix D.C.) dan daun ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan tanaman yang banyak dimanfaatkan secara tradisional dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku obat berbasis alam. Jeruk purut dikenal mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, terpenoid, serta minyak atsiri dengan komponen utama sitronelal, limonen, dan linalool yang berperan dalam aktivitas analgesik, antiinflamasi, antioksidan, dan sedatif ringan. Sementara itu, daun ubi jalar kaya akan polifenol, flavonoid, antosianin, vitamin, dan mineral yang berperan sebagai antioksidan dan imunomodulator, serta memiliki potensi dalam meningkatkan kadar trombosit pada kondisi trombositopenia, khususnya pada pasien demam berdarah dengue. Secara mekanisme biokimia farmasi, aktivitas jeruk purut terutama bekerja melalui penghambatan enzim siklooksigenase dan lipoksigenase yang menurunkan produksi prostaglandin sebagai mediator nyeri dan inflamasi, serta melalui aktivitas antioksidan senyawa fenoliknya. Daun ubi jalar bekerja melalui mekanisme penangkapan radikal bebas dan stimulasi faktor pertumbuhan hematopoietik seperti granulocyte-macrophage colony-stimulating factor (GM-CSF) dan interleukin-3 (IL-3) yang berperan dalam pembentukan trombosit. Kajian ini bertujuan untuk menelaah kandungan biokimia, mekanisme biokimia farmasi, serta potensi farmasi jeruk purut dan daun ubi jalar berdasarkan studi literatur dari berbagai penelitian eksperimental dan klinis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua tanaman tersebut memiliki aktivitas farmakologis yang saling melengkapi dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku fitofarmaka, baik sebagai agen analgesik, antiinflamasi, antioksidan, maupun terapi pendukung berbasis bahan alam yang relatif aman. ABSTRACT Kaffir lime (Citrus hystrix D.C.) and sweet potato leaves (Ipomoea batatas L.) are plants that are widely used traditionally and have great potential to be developed as raw materials for natural-based medicines. Kaffir lime is known to contain bioactive compounds such as flavonoids, alkaloids, tannins, saponins, terpenoids, and essential oils with main components of citronellal, limonene, and linalool, which play a role in analgesic, anti-inflammatory, antioxidant, and mild sedative activities. Meanwhile, sweet potato leaves are rich in polyphenols, flavonoids, anthocyanins, vitamins, and minerals that act as antioxidants and immunomodulators, and have the potential to increase platelet levels in thrombocytopenia, especially in patients with dengue hemorrhagic fever. In terms of pharmaceutical biochemistry, kaffir lime's activity primarily works by inhibiting the enzymes cyclooxygenase and lipoxygenase, which reduce the production of prostaglandins as mediators of pain and inflammation, as well as through the antioxidant activity of its phenolic compounds. Sweet potato leaves work through a mechanism of free radical scavenging and stimulation of hematopoietic growth factors such as granulocyte-macrophage colony-stimulating factor (GM-CSF) and interleukin-3 (IL-3), which play a role in platelet formation. This study aims to examine the biochemical content, pharmaceutical biochemical mechanisms, and pharmaceutical potential of kaffir lime and sweet potato leaves based on a literature review of various experimental and clinical studies. The results of the study show that both plants have complementary pharmacological activities and have the potential to be developed as raw materials for phytopharmaceuticals, both as analgesic, anti-inflammatory, antioxidant, and natural-based supportive therapy agents that are relatively safe.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JKS

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Education Environmental Science Health Professions Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Other

Description

Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan ...