Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai pendidikan karakter dalam film Ranah 3 Warna karya Guntur Soeharjanto dan implementasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi yang mengacu pada teori semiotika John Fiske. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter seperti kerja keras, kesabaran, tanggung jawab, empati, dan cinta tanah air secara konsisten direpresentasikan melalui tiga level analisis: realitas, representasi, dan ideologi. Implementasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat dilakukan melalui pemutaran film, diskusi kritis, analisis elemen intrinsik dan ekstrinsik, serta refleksi terhadap nilai-nilai karakter yang terkandung dalam film. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan film Ranah 3 Warna sebagai media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi literasi siswa sekaligus membentuk karakter yang kuat dan berintegritas.The Educational Value of Guntur Soeharjanto's Film "Ranah 3 Warna" and Its Use as a Novel Learning Approach in High SchoolThis study aims to analyze the representation of character education values in the film Ranah 3 Warna directed by Guntur Soeharjanto and its implementation in Indonesian language learning at the high school level. This research employs a qualitative approach with a content analysis method based on John Fiske's semiotic theory. The results reveal that character education values such as hard work, patience, responsibility, empathy, and patriotism are consistently represented through three levels of analysis: reality, representation, and ideology. Implementation in Indonesian language learning can be carried out through film screenings, critical discussions, analysis of intrinsic and extrinsic elements, and reflection on the character values embedded in the film. This study recommends the utilization of the Ranah 3 Warna film as an effective learning medium to enhance students' literacy competencies while fostering strong and integrity-based character development.
Copyrights © 2025