Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi simbol identitas bangsa yang memerlukan perencanaan matang dalam pembangunan kota baru, termasuk implementasi pendidikan berkualitas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi potensi implementasi Kurikulum Merdeka melalui pendekatan Problem-Driven Iterative Adaptation (PDIA) untuk meningkatkan pembelajaran di PAUD wilayah IKN Kutai Kartanegara. Metode penelitian kualitatif dengan studi kasus diterapkan, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Partisipan penelitian terdiri dari 6 kepala sekolah, 6 guru TK, dan 1 Pengawas dari Dinas Pendidikan Kukar Hasil penelitian menunjukkan tantangan utama implementasi Kurikulum Merdeka meliputi kurangnya pelatihan guru, keterbatasan SDM, dan rendahnya literasi digital. Solusi yang dirancang dengan pendekatan PDIA meliputi pembentukan kelompok belajar, pelatihan kurikulum, dan desain pembelajaran berbasis kebutuhan lokal. Kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan komunitas terbukti memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka dengan hasil positif dalam pembelajaran holistik dan integratif. Pendekatan PDIA memungkinkan adaptasi kontekstual dan inovasi pembelajaran, menghasilkan peningkatan efektivitas pembelajaran di PAUD. Penelitian ini menekankan pentingnya sinergi pemangku kepentingan dalam mengatasi tantangan dan memanfaatkan potensi lokal untuk menuju PAUD berkualitas di IKN.
Copyrights © 2025