Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pembelajaran berbasis alam dalam membentuk kecerdasan spiritual anak serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di PAUD Terpadu Amaba. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 11 anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis alam melalui eksplorasi pegunungan, laut, dan kegiatan berkebun mampu memberikan pengalaman langsung yang membangun interaksi anak dengan lingkungan. Pengalaman ini menumbuhkan nilai-nilai spiritual seperti rasa syukur, tanggung jawab, dan kekaguman terhadap ciptaan Tuhan. Anak-anak juga menunjukkan peningkatan dalam kesadaran spiritual, empati terhadap makhluk hidup, serta sikap positif seperti ketekunan dan kepedulian. Faktor pendukung pelaksanaan pembelajaran ini mencakup lingkungan alam yang mendukung, peran aktif guru, dan antusiasme anak-anak. Sementara itu, hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana, cuaca yang tidak menentu, serta kurangnya pemahaman sebagian orang tua terhadap pentingnya pembelajaran berbasis alam. Dengan demikian, pembelajaran berbasis alam efektif dalam menumbuhkan kecerdasan spiritual anak usia dini.
Copyrights © 2025