Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan finger painting terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Latar belakang penelitian didasarkan pada masih ditemukannya keterbatasan koordinasi jari dan tangan anak dalam kegiatan pembelajaran di pendidikan anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian melibatkan 30 anak usia 5–6 tahun yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 15 anak, yang dilaksanakan di TK Dharma Wanita Maron. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa kegiatan finger painting, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran rutin. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan lembar penilaian kemampuan motorik halus dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dengan demikian, kegiatan finger painting terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun dan direkomendasikan sebagai salah satu metode pembelajaran di pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2026