Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penerapan unplugged coding bermedia loose parts terhadap kemampuan berpikir logis anak usia 5-6 tahun (kelompok B) di TK Negeri Pembina 3 Kota Malang. Metode penelitian adalah kuantitatif, dengan desain eksperimen pretest-posttest control group, dengan sampel penelitian sebanyak 40 anak, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (pembelajaran unplugged coding bermedia loose parts) sejumlah 20 anak dan kelompok control (pembelajaran konvensional) sejumlah 20 anak. Analisis data dimulai dengan uji normalitas Shapiro-Wilk yang menunjukkan distribusi tidak normal, sehingga dilanjutkan dengan uji non-parametrik Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan p-value 0,031 (<0,05), mengindikasikan perbedaan signifikan kemampuan berpikir logis antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Simpulan penelitian menyatakan bahwa unplugged coding bermedia loose parts efektif meningkatkan kemampuan berpikir logis anak usia dini, sehingga direkomendasikan integrasinya ke dalam kegiatan pembelajaran untuk pengembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Pembelajaran melalui Unplugged Coding mendorong anak untuk terlibat secara aktif dan interaktif, sehingga mereka tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga pelaku dalam aktivitas yang menuntut penerapan pemikiran logis dan analitis.
Copyrights © 2026