Karies gigi pada anak usia dini tetap menjadi masalah kesehatan yang menonjol, terutama akibat rendahnya pengetahuan mengenai perilaku menjaga kebersihan gigi dan tingginya paparan makanan kariogenik. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penyuluhan kesehatan gigi di PG & TK ABA VI melalui pendekatan interaktif berbasis demonstrasi dan permainan edukatif. Metode penyuluhan meliputi ceramah interaktif menggunakan media poster, demonstrasi teknik menyikat gigi menggunakan phantom, aktivitas permainan tematik, serta evaluasi pre-test dan post-test. Sebanyak 25 anak terlibat sebagai responden. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator pengetahuan. Skor pengetahuan rata-rata meningkat dari 2.04 pada pre-test menjadi 4.20 pada post-test dengan selisih rerata 2.16 (p < 0.001). Peningkatan terbesar terlihat pada indikator waktu menyikat gigi dan pemilihan makanan sehat, dimana lebih dari 80% anak memberikan jawaban benar pada post-test. Selain itu, 22 anak mampu menirukan teknik menyikat gigi secara sistematis sesuai demonstrasi, menunjukkan kemampuan praktik yang lebih baik setelah intervensi. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan multi-metode yang melibatkan demonstrasi langsung, visual edukatif, dan permainan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus motivasi anak dalam menjaga kesehatan gigi. Intervensi semacam ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai strategi promotif-preventif guna menurunkan angka karies pada anak usia dini.
Copyrights © 2025