Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya ketergantungan gadget pada anak usia dini yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan sosial, emosional, kognitif, serta motorik anak. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya strategi keamanan digital yang tepat untuk mencegah ketergantungan tersebut sejak dini. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 15 anak usia dini di PAUD Tunas Harapan, Jember. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam durasi penggunaan gadget (dari lebih dari 3 jam menjadi 1,5 jam per hari), peningkatan interaksi sosial (hingga 80% anak lebih memilih bermain tanpa gadget), peningkatan aktivitas motorik sebesar 40%, serta peningkatan fokus belajar hingga 85%. Strategi yang diterapkan berupa pembatasan waktu penggunaan gadget, pengenalan aktivitas alternatif, dan keterlibatan aktif orang tua serta pendidik terbukti efektif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan pendekatan yang berkelanjutan dan kolaboratif antara orang tua, guru, dan lingkungan sebagai bagian dari literasi digital untuk anak usia dini.
Copyrights © 2025