Urgensi penelitian ini untuk meningkatkan kreativitas dan kemandirian belajar siswa sesuai dengan kebutuhan lokal dan perkembangan zaman. Tujuannya adalah untuk Proses Implementasi Kebijakan Kurikulum Belajar pada SD Negeri 07 Sungai Soga. Permasalahan utama adalah dalam Keterbatasan Kompleksitas Kebijakan Antara Pemerintah Terhadap Satuan Pendidik yang mana Di Sekolah Dasar Negeri 07 Sungai Soga, memberikan informasi yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari : 1). Kepala Korwil VI Disdikbud Kabupaten Bengkayang, 2). Kepala SDN 07 Sungai Soga, 3). Dewan Guru, 4). Orang tua murid. Teknik pemilihan subjek penelitian yang dijadikan sumber data digunakan dengan teknik bertujuan (purposive) yang diberikan kepada guru cenderung bersifat terputus-putus. Teknik Pengumpulan data yaitu dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka di awali dengan (1) Penyusunan perangkat ajar meliputi analisis CP, TP, ATP, modul ajar dan bahan ajar. (2) Pelaksanaan pembelajaran yang di awali dengan asesmen diagnostik dan kegiatan pembelajaran. Masih terdapat kurangnya pemahanan guru maupun orangtua siswa mengenai implementasi kurikulum merdeka belajar dan terdapat sarana dan prasarana yang tidak memadai dalam hal fasilitas untuk belajar. Masih terdapat pertunjuk maupun teknis yang tidak dipahami yang menjadikan kurangnya kreatifitas dan efesiensi guru, peserta didik, maupun orang tua didik dalam sistem yang ada.
Copyrights © 2025