Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Environmental Communication of the Kapuas River Clean Action by the Pontianak Young Generation Herawati, Netty; Sunyata, Lina; Lukitowati, Suci; Magdalena Wuysang, Julia
ETHOS: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 2 (2024): (Juni, 2024) Ethos: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Sains
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ethos.v12i2.3501

Abstract

This article aims to increase the perception, experience, and communication of the young generation of Pontianak City in maintaining the cleanliness of the Kapuas River. The most considerable pollution of the river comes from household waste. River hygiene socialization often involves the people of riverside areas, as if they are the ones responsible for river cleanliness. The river cleanup action so far is also considered just ceremonial. This P.K.M. (community service) focuses on two activities: the digital campaign and the collective movement #AksiBersihSungaiKapuas. The digital campaign is carried out ten days ahead of World Environment Day. It contains education and recordings of the actual actions of Pontianak’s Young Generation. 134 digital campaigns are using the hashtag #AksiNyataBersihSungaiKapuas. Meanwhile, the Collective Movement is held on World Environment Day every June 5. A total of 2 tons of garbage was collected in the Kapuas River clean-up action. Plastic waste, water hyacinth, and household waste are the most common. The young generation of Pontianak City is not only a spectator but a subject in education and disseminating the habit of maintaining the cleanliness of the Kapuas River environment.
Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar pada Sekolah Dasar Negeri 07 Sungai Soga Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang Singgah, Illafi; Sunyata, Lina; Erdi, Erdi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7161

Abstract

Urgensi penelitian ini untuk meningkatkan kreativitas dan kemandirian belajar siswa sesuai dengan kebutuhan lokal dan perkembangan zaman. Tujuannya adalah untuk Proses Implementasi Kebijakan Kurikulum Belajar pada SD Negeri 07 Sungai Soga. Permasalahan utama adalah dalam Keterbatasan Kompleksitas Kebijakan Antara Pemerintah Terhadap Satuan Pendidik yang mana Di Sekolah Dasar Negeri 07 Sungai Soga, memberikan informasi yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif.  Subjek penelitian ini terdiri dari : 1). Kepala Korwil VI Disdikbud Kabupaten Bengkayang, 2). Kepala SDN 07 Sungai Soga, 3). Dewan Guru, 4). Orang tua murid.           Teknik pemilihan subjek penelitian yang dijadikan sumber data digunakan dengan teknik bertujuan (purposive) yang diberikan kepada guru cenderung bersifat terputus-putus. Teknik Pengumpulan data yaitu dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka di awali dengan (1) Penyusunan perangkat ajar meliputi analisis CP, TP, ATP, modul ajar dan bahan ajar. (2) Pelaksanaan pembelajaran yang di awali dengan asesmen diagnostik dan kegiatan pembelajaran. Masih terdapat kurangnya pemahanan guru maupun orangtua siswa mengenai implementasi kurikulum merdeka belajar dan terdapat sarana dan prasarana yang tidak memadai dalam hal fasilitas untuk belajar. Masih terdapat pertunjuk maupun teknis yang tidak dipahami yang menjadikan kurangnya kreatifitas dan efesiensi guru, peserta didik, maupun orang tua didik dalam sistem yang ada.