UMKM Gapit 24 sebagai produsen makanan tradisional khas Cirebon menghadapi kendala dalam produksi, manajemen usaha, dan pemasaran, sehingga daya saingnya masih terbatas. Proses produksi yang masih manual menyebabkan rendahnya efisiensi, kapasitas, dan konsistensi mutu produk. Di sisi lain, strategi branding digital belum optimal dalam memperluas jangkauan pasar. Melalui program pengabdian masyarakat, diterapkan pendekatan partisipatif dengan fokus pada penggunaan teknologi tepat guna berupa mesin mixer dan vacuum sealer untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas produk. Selain itu, dilakukan strategi branding digital melalui pembuatan identitas visual, optimalisasi media sosial, dan pemanfaatan platform e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi produksi, standar mutu yang lebih konsisten, serta perluasan pasar melalui pemasaran digital. Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas UMKM mitra, tetapi juga mendorong penguatan produk lokal sebagai salah satu unggulan daerah dengan potensi berdaya saing di tingkat nasional.
Copyrights © 2026