Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam dan menyeluruh mengenai resiliensi pada mahasiswa yang merantau. Metode penelitian menggunakan pendekatan Integrative Literature Review (ILR) dengan menelaah 28 sumber literatur. Penelusuran literatur dilakukan melalui database Google Scholar dan Science Direct. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan identifikasi topik, penelusuran dan pemilihan literatur, analisis literatur, serta sintesis temuan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, resiliensi mahasiswa perantau merupakan proses psikologis yang dinamis dengan tingkat resiliensi yang berkembang dari fase adaptasi awal menuju kemandirian yang lebih matang; Kedua, resiliensi dipengaruhi oleh faktor internal (regulasi emosi, optimisme, efikasi diri, konsep diri positif, dan self-compassion) serta faktor eksternal (dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, lingkungan akademik, dan komunitas); Ketiga, peningkatan resiliensi dapat dicapai melalui strategi personal berupa pelatihan pengelolaan stres dan pengembangan efikasi diri, serta strategi institusional melalui kelompok dukungan sebaya dan layanan konseling kampus. Hasil penelitian menegaskan bahwa resiliensi mahasiswa yang merantau bukanlah sifat bawaan tetapi kemampuan yang dapat dikembangkan dan diperkuat dengan strategi yang tepat.
Copyrights © 2026