Latar Belakang: Teh kombucha berasal dari fermentasi tradisional teh manis yang menggunakan simbiosis bakteri asam asetat dan spesies ragi yang memilki aktivitas antibakteri dan antioksidan. Teh kombucha mengandung metabolit sekunder flavonoid, saponin, tanin, steroid yang dapat bersifat sebagai antibakteri. Bakteri Escherichia coli umum hidup di dalam saluran pencernaan manusia atau hewan, dan Staphylococcus aureus umunya terdapat pada kulit. Tujuan: untuk mengetahui teh kombucha memiliki aktivitas antibakteri dan antioksidan serta pengaruh lama fermetasi terhadap akttivitas antibakteri dan antioksidan. Metode: menggunakan true Experimental. Pada penelitian ini fermetasi teh menggunakan kombucha pengujian antibakteri dan antioksidan berdasarkan lama fermentasi dan karakterisasi teh kombucha. Hasil: bahwa varian teh kombucha dapat digunakan sebagai antibakteri dan antioksidan. Pada uji aktivitas antioksidan pada teh hitam memiliki nilai IC50 paling tinggi pada hari ke-12 yaitu (45,5750) sedangkan pada teh oolong memiliki nilai IC50 paling tinggi pada hari ke-18 yaitu (30,5632). Uji aktivitas antibakteri diameter daya hambat terhadap bakteri Esherichia coli pada daun teh oolong paling besar pada hari ke-21 yaitu (15,7) sedangkan pada teh staphylococcus aureus terhadap daun teh hitam paling besar terdapat pada hari ke-21 yaitu (14,03).
Copyrights © 2025