Persalinan menurut proses berlangsungnya terdiri dari persalinan normal dan persalinan buatan yang dilakukan dengan operasi sectio caesarea. Persalinan sectio caesarea dilaksanakan karena adanya indikasi medis maupun indikasi non medis. Indikasi medis terdiri dari dua faktor yaitu faktor janin dan faktor ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian sectio caesarea (SC). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi dari penelitian ini adalah semua ibu bersalin pada tahun 2024 sebanyak 424 orang. Sampel dibagi menjadi 2 yaitu kelompok kasus sebanyak 89 orang dan kelompok kontrol sebanyak 89 orang. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan teknik non probability sampling. Analisa data yang digunakan adalah analsis Univariat dan Analisis Bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian uji statistik chi square ada hubungan usia (ρ-value 0,000), paritas (ρ-value 0,020), preeklamsia (ρ-value 0,000) dan KPD (ρ-value 0,001) dengan kejadian sectio caesarea (SC) di ruang Bougenville RSUD Drs. H. Abu Hanifah Tahun 2025. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan usia, paritas, preeklamsia dan KPD dengan kejadian sectio caesarea (SC) di ruang Bougenville RSUD Drs. H. Abu Hanifah Tahun 2025. Saran penelitian ini adalah Kepada instansi kesehatan diharapkan mampu meningkatkan upaya edukatif mengenai pentingnya perencanaan kehamilan yang aman dan sehat.
Copyrights © 2026