Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Jayapura. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena meningkatnya pendapatan per kapita yang belum sepenuhnya mencerminkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat asli Papua. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura selama periode 2019–2023. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS untuk melihat hubungan antara belanja daerah sebagai variabel independen dan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja daerah memiliki hubungan positif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,596. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,356 menunjukkan bahwa belanja daerah mampu menjelaskan 35,60 persen variasi pertumbuhan ekonomi di Kota Jayapura, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Persamaan regresi menunjukkan bahwa peningkatan belanja daerah sebesar 1 persen dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 26,699 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa belanja daerah, baik belanja operasi, belanja modal, maupun belanja tidak terduga, memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, pengelolaan dan alokasi belanja daerah yang efektif dan efisien sangat diperlukan agar pertumbuhan ekonomi yang terjadi dapat lebih inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026