Penelitian ini mengkaji integrasi nilai moderasi beragama (Islam rahmatan lil alamin) dalam pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan dan budaya sekolah di SMPN 10 Madiun sebagai respons atas himbauan Ditjen Pendidikan Islam. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kebijakan sekolah berhasil mengintegrasikan moderasi beragama melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang selaras dengan Profil Pelajar Pancasila, didukung metode pembelajaran interaktif berbasis teknologi, Jum’at Religi, dan Kajian Keagamaan; (2) Budaya sekolah yang moderat terbentuk melalui pembiasaan kegiatan keagamaan rutin serta program pendukung seperti Layanan Klasikal dan Konseling Anti Bullying; (3) Implementasi tersebut berdampak nyata pada peningkatan sikap toleran, empati, dan penghargaan peserta didik terhadap keberagaman agama, suku, dan budaya. Integrasi moderasi beragama di SMPN 10 Madiun terbukti efektif memperkuat karakter rahmatan lil alamin sekaligus mewujudkan pendidikan yang inklusif dan harmoni.
Copyrights © 2025