Latar Belakang : DBD merupakan penyakit infeksi oleh virus dengue. Parameter laboratorium untuk menegakkan diagnosis DBD diantaranya adalah hasil pemeriksaan serologi menunjukkan hasil positif dan trombositopenia. Adanya hemokonsentrasi kadar hematokrit dan hemoglobin berkaitan erat dengan jumlah eritrosit dalam darah, serta menyebabkan terjadi proteinuria melalui beberapa mekanisme kebocoran protein plasma pada kondisi infeksi virus dengue berat. Tujuan Penelitian : mengetahui korelasi antara jumlah trombosit dan eritrosit serta proteinuria pada penderita DBD. Metode Penelitian : Rancangan penelitian yaitu observasional analitik dengan pendekatan crossectional. Sampel data dipetik melalui rekam medis sebanyak 97 data di RSUD Kota Mataram. Pengolahan dan analisis data menggunakan uji korelasi Spearmann. Hasil Penelitian : hasil pemeriksaan Anti Dengue IgG/IgM sebanyak 97 (100%) positif. Trombositopenia sebanyak 52(53,6%), normal sebanyak 45(46,4%), dan trombosis (0%). Jumlah eritrosit rendah adalah sebanyak 7 (7,2%), dan eritrosit normal 71 (73,2%), serta eritrosit tinggi 19 (19,6%). Kadar Protein urine dengan hasil negatif sebanyak 80 (82,5%), positif 1 sebanyak 14 (14,4%), positif 2 sebanyak 3 (3,1%) sampel data, dan tidak ada positif 3 (0%). Berdasarkan analisis data menunjukkan korelasi antara jumlah trombosit dengan demam berdarah dengue diperoleh p value = 0,000, korelasi antara kadar protein urine dengan demam berdarah dengue diperoleh p value = 0,004, dan korelasi antara jumlah eritrosit dengan demam berdarah dengue diperoleh p value = 0,785. Kesimpulan : Ada korelasi antara jumlah trombosit dengan demam berdarah dengue dan ada korelasi antara kadar protein urine dengan demam berdarah dengue. Tidak ada korelasi antara jumlah eritrosit dengan demam berdarah dengue. Kata Kunci : trombosit, eritrosit, protein urine, DBD
Copyrights © 2025