Investasi saham semakin diminati, namun fluktuasi harga yang tinggi membuat prediksi menjadi tantangan. Harga saham dipengaruhi oleh banyak hal, seperti berita keuangan yang menunjukkan sentimen pasar. Namun, banyak model prediksi bergantung pada data sebelumnya tanpa memperhitungkan pendapat media. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi perubahan harga saham perusahaan XYZ dengan menggabungkan model Long Short-Term Memory (LSTM) dan analisis sentimen terhadap berita keuangan dari IDX Channel. Data historis harga saham diambil dari Yahoo Finance, sedangkan data sentimen diperoleh melalui klasifikasi opini berita berbasis model IndoBERT. Data kemudian diproses menggunakan pendekatan normalisasi Min-Max Scaling dan dibentuk dalam format time series menggunakan teknik window sliding dengan time step sebesar 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model LSTM mampu memprediksi harga saham dengan nilai RMSE sebesar 35,92 dan korelasi positif lemah antara sentimen dan harga saham sebesar 0,27. Prediksi harga satu hari ke depan yang dihasilkan model menunjukkan nilai Rp 4.097,00. Visualisasi residual menunjukkan sebaran kesalahan yang stabil di sekitar nol, menunjukkan generalisasi model yang cukup baik.
Copyrights © 2025