Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan, seperti membuang sampah sembarangan, dapat diatasi melalui komunikasi lingkungan yang efektif, sebagaimana dibahas dalam jurnal yang menunjukkan pengaruh signifikan informasi lingkungan terhadap perilaku positif pembuangan sampah. Latar belakang masalah ini sering dikaitkan dengan kurangnya edukasi dan fasilitas, sementara posisi penelitian mahasiswa Komunikasi Lingkungan Universitas Teuku Umar berupa implementasi teori komunikasi untuk sosialisasi, bersih-bersih, dan penanaman pohon di Desa Suak Indrapuri. Hasil utama kegiatan mencakup peningkatan partisipasi masyarakat, dukungan Dinas Lingkungan Hidup, dan sinergi komunikasi partisipatif yang selaras dengan studi kasus sosialisasi intensif yang meningkatkan kesadaran hingga 85%.
Copyrights © 2025